Surat dari Pembaca
Uang Rp 100 dan Pelajaran Integritas dari Kasir Azko Living Plaza
Uang sekecil apa pun tetap diperlakukan dengan prinsip yang sama: bukan hak, maka tidak diambil.
Dalam keseharian, di minimarket, supermarket, hingga hypermarket, sisa uang kembalian yang tak diambil pembeli sering kali langsung dimasukkan kembali ke laci kasir.
Ada pula yang dialihkan menjadi donasi, terutama jika nominalnya di bawah Rp1.000 atau Rp500.
Namun, di Azko, saya menyaksikan pilihan yang berbeda.
Uang sekecil apa pun tetap diperlakukan dengan prinsip yang sama: bukan hak, maka tidak diambil.
Nominalnya mungkin nyaris tak berarti secara nilai.
Tetapi sikap itu mencerminkan sesuatu yang jauh lebih besar—integritas.
Saya sungguh terkesan.
Kejujuran yang ditunjukkan Adhisty memberi kesan bahwa nilai-nilai etika masih dijaga dan dijalankan dalam praktik sehari-hari dari seorang yang bukan public figure, bukan influencer.
Barangkali, integritas memang menjadi salah satu prinsip yang ditanamkan dan dirawat oleh perusahaan ritel ini.
Salam,
Edi
Pelanggan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Azko-Living-Plaza-Hertasning-Gowa-1-222026.jpg)