Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Diskusi 'Golkar Masa Depan Sulsel', Evaluasi Kekalahan Pemilu 2024 Jadi Sorotan

Dalam pemaparannya, AS Kambie mengulas panjang sejarah dan dinamika Partai Golkar di Sulsel. 

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
GOLKAR SULSEL- Wapimred Tribun Timur Kambie ulas sejarah kemenangan Golkar Sulsel di hadapan Plt Ketua Golkar Sulsel Muhidin. Hal itu diualas saat jadi pemateri di markas Golkar Sulsel, Makassar, Minggu (1/2/2026) malam 

TRIBUN-TIMUR.COM - DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menggelar Diskusi Politik dan Login Golkar dengan tema Golkar Masa Depan Sulsel di Markas Golkar Sulsel, Jalan Ammanagappa, Makassar, Minggu (1/2/2026) malam.

Diskusi ini menghadirkan Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Timur, AS Kambie, dan Wakil Ketua Umum AMPI, Arief Rosyid Hasan.

Keduanya tampil sebagai pemateri. 

Kegiatan dialog dibuka langsung Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Golkar Sulsel, Muhidin M Said.

Dalam pemaparannya, AS Kambie mengulas panjang sejarah dan dinamika Partai Golkar di Sulsel. 

Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Golkar setelah lebih dari 20 tahun berkiprah sebagai wartawan.

“Saya sangat dekat dengan Golkar. Selama ini sering tinggal di rumah politisi Golkar. Sulsel ini gudangnya Golkar, karena selalu jadi pemenang,” ujar Kambie.

Namun, dominasi tersebut runtuh setelah Golkar mengalami kekalahan pada Pemilu 2024. 

Bahkan, kursi Ketua DPRD Sulsel yang selama ini menjadi simbol kekuatan Golkar harus dilepas.

Kekalahan itu menjadi catatan penting sekaligus alarm evaluasi bagi seluruh kader partai berlambang pohon beringin. 

Terlebih, kemenangan justru diraih Partai NasDem, yang saat itu dinakhodai Rusdi Masse Mappasessu.

Ironisnya, Rusdi Masse sendiri merupakan mantan kader Golkar.

Rusdi Masse pernah berkiprah di partai yang sama sebelum akhirnya berlabuh dan membawa NasDem berjaya di Sulsel.

Kambie menilai dinamika internal Golkar saat ini memiliki kemiripan dengan konflik yang pernah terjadi pada 2016 silam. 

Bahkan, menurutnya, ini menjadi fase yang cukup berat karena untuk pertama kalinya Golkar mengalami kekalahan di Sulsel.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved