21 Lurah Tidak Hadiri Rapat Pengaturan Bangunan dan Parkir Liar yang Dipimpin Munafri
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan perlunya penertiban pedagang yang berjualan di badan jalan.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - 21 lurah di Kota Makassar absen saat rapat pengaturan bangunan dan parkir liar.
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Sipakatau Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Selasa (30/12/2025).
Rapat dipimpin langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Asisten II Setda Pemkot Makassar Zainal Ibrahim telah memeriksa kehadiran para lurah.
Namun masih banyak barisan kursi yang kosong saat Munafri memasuki ruang rapat tersebut.
Agenda seharusnya dimulai pukul 11.00 wita, namun kehadiran para lurah yang sepenuhnya lengkap membuat pelaksanaan rapat sempat tertunda.
Merespon kehadiran lurah, Munafri menginstruksi agar yang belum terlihat segera memasuki ruang rapat.
Ia menegaskan rapat tersebut bersifat penting dan menyangkut langsung estetika kota.
Selain jajaran lurah, camat dan beberapa Kepala Organisir Perangkat Daerah (OPD) juga hadir dalam pertemuan ini.
Munafri menyebutkan ada tiga agenda penting yang menjadi fokus pembahasan.
Yakni persoalan aset Pemerintah Kota Makassar, masalah parkir, serta aktivitas jualan di ruang publik yang melanggar aturan.
“Jualan ini sangat subur, tumbuh di mana-mana, dan seenaknya berjualan di badan jalan. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegas Munafri.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan perlunya penertiban pedagang yang berjualan di badan jalan.
Ini dinilai membahayakan keselamatan dan mengganggu ketertiban kota.
Munafri mencontohkan sejumlah titik yang kerap dipadati pedagang, seperti Jl Urip Sumoharjo depan kuburan, Jl Toddopuli, Jl Hertasning Baru, hingga kawasan Jembatan Barombong.
| Perumda Parkir Makassar Raya Benahi Sistem Parkir, Wajibkan Jukir Ber-KTP Makassar |
|
|---|
| Kontainer Makassar Recover di Losari Jadi Kantor Operasional PD Parkir |
|
|---|
| Wisata Gastronomi Masih Jadi Daya Tarik di Makassar, Travel Ambil Peluang |
|
|---|
| Investasi di Makassar Tembus Rp5,2 Triliun, DPM PTSP Targetkan Naik Lagi di 2026 |
|
|---|
| Wali Kota dan Ketua TP KK Makassar Dampingi Wamendukbangga Tinjau Kampung KB dan Program MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-Rapat-pengaturan-bangunan-dan-parkir-lia.jpg)