Harmoni Laut dan Hutan, PPI Rancang Arah Baru Pariwisata Berkelanjutan Makassar
Kekayaan pasir putih dan keanekaragaman hayati bawah laut di sekitar Makassar memiliki daya saing global jika dikelola dengan baik
Makmur dari Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia Sulsel menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengemas potensi Makassar dalam paket wisata premium yang menggabungkan petualangan, edukasi, dan konservasi.
Sinergi lintas sektor ini juga melibatkan bidang kepemudaan Prabu Pinisi Indonesia yang diwakili Rudi dengan menekankan peran generasi muda sebagai motor penggerak keberlanjutan pariwisata di masa depan.
Sementara itu, Suhardi dan A’la Unas menyampaikan gagasan penguatan wisata perkotaan Makassar yang tetap menjaga nilai historis dan modernitas sebagai gerbang Kawasan Indonesia Timur.
Untuk memastikan seluruh gagasan segera terimplementasi, Ramdhan dari Bidang Pariwisata Prabu Pinisi Indonesia menyusun langkah tindak lanjut dan jadwal pelaksanaan kegiatan secara terukur.
“Ini bukan sekadar diskusi, tetapi langkah awal untuk bergerak dan beraksi bersama,” ujar Ramdhan dalam forum tersebut.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan cair di atas kapal Pinisi dengan suguhan kopi khas Sulawesi yang menemani pertukaran ide antar peserta.
Bendahara Prabu Pinisi Indonesia, Nahliani, sempat mencairkan suasana dengan mengingatkan peserta untuk mengabadikan momen kebersamaan sebagai bagian dari perjalanan membangun pariwisata berkelanjutan Makassar.
Kolaborasi antara Prabu Pinisi Indonesia, Nature First Travel, Pinisi.id, dan Sangkarrang Ocean Dive ini menegaskan komitmen bersama bahwa sinergi antara pariwisata, budaya, dan konservasi menjadi kunci menjadikan Makassar sebagai destinasi berkelas dunia yang berkelanjutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pariwisata-berkelanjutan-ppi-1.jpg)