10 Sekolah di Makassar Sabet Adiwiyata Mandiri dan Nasional 2025
Penghargaan ini diberikan kepada sekolah yang konsisten menerapkan gerakan peduli lingkungan
Penulis: Siti Aminah | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sepuluh sekolah di Makassar mendapat penghargaan Adiwiyata 2025.
Adiwiyata, salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup untuk menciptakan sekolah berbudaya dan peduli lingkungan.
Penghargaan ini diberikan kepada sekolah yang konsisten menerapkan gerakan peduli lingkungan.
Adapun sepuluh sekolah yang mendapat penghargaan antara lain SDN Mangkura 1 kategori Adiwiyata Mandiri.
Sementara sembilan sekolah lainnya mengantongi penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional.
Sembilan sekolah tersebut antara lain SD Inpres Kassi-kassi, SD Inpres Kelapa 31, SD Pontiku 2, SD Minasa Upa, SD KIP Barabaraya 2, SD Mangkura 4, SD Mangasa, SD Kompleks IKIP 1, SD Sudirman 3.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman menyampaikan, mereka yang mendapatkan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional ini diberikan apresiasi.
"Dengan penghargaan 10 sekolah ini, kita berharap ini menjadi motivasi untuk sekolah-sekolah lain agar bisa juga masuk dalam kategori Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional," kata Achi di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani.
Kunci untuk meraih penghargaan tersebut ialah konsistensi.
Sekolah harus menunjukkan program lingkungan yang telah dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan.
Termasuk penerapan Reduce, Reuse dsn Recycle (3 R) di sekolah, hingga pengolahan daur ulang secara konsisten.
Terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), tentunya ini yang dilakukan, serta berbagai kegiatan penghijauan juga menjadi indikator penilaian penting.
“Penanaman pohon, penanaman tanaman obat dan tanaman hias, hingga pembelajaran tentang bagaimana siswa mengelola lingkungan sekolahnya semua itu menjadi praktik baik yang harus terus dievaluasi,” ujarnya.
Achi menyebutkan, 10 sekolah di Makassar yang meraih Adiwiyata Mandiri tahun ini dinilai layak menjadi role model bagi sekolah-sekolah lainnya.
Adapun penyerahan penghargaan direncanakan berlangsung pada Rabu, 10 Desember, di Taman Mini Indonesia Indah.
Dinas Pendidikan berharap penghargaan ini tidak sekadar menjadi ajang pencapaian, tetapi dapat memotivasi sekolah lain untuk menerapkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
“Bukan penghargaan yang diburu, tetapi konsistensi dalam pengelolaan lingkungan. Pada dasarnya, bumi diwariskan kepada siswa-siswa agar mereka bisa mengelolanya dengan sebaik mungkin,” tuturnya.
Berdasarkan hasil verifikasi nasional, pemerintah menetapkan 258 Sekolah Adiwiyata Mandiri melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor 2923 Tahun 2025.
Serta 721 Sekolah Adiwiyata Nasional melalui Keputusan Nomor 2920 Tahun 2025.
Beberapa indikator yang dinilai meliputi. Inisiasi isu keberlanjutan lingkungan dan pengarusutamaan budaya hijau di sekolah.
Kemudian, kegiatan penghijauan dan pemeliharaan tanaman, termasuk pembibitan dan penanaman pohon. Selanjutnya, berkaitan penguatan pendidikan karakter, terutama kedisiplinan menjaga lingkungan sekolah.
Selain itu, terkait pengelolaan sampah melalui pemilahan, 3R, pengomposan, dan kegiatan daur ulang kreatif. Serta kebersihan dan sanitasi sekolah, termasuk toilet, ruang kelas, serta drainase.
"Untuk kategori Adiwiyata Mandiri, sekolah bahkan diwajibkan membina sekolah lain sebagai sekolah percontohan. Ini menjadi indikator penting bahwa sekolah tersebut sudah matang dalam prinsip PBLHS," tambah Achi.
Penilaian Adiwiyata 2025 dilakukan melalui verifikasi dokumen dan verifikasi lapangan oleh tim penilai Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Sekolah-sekolah harus melampirkan dokumen seperti SK Tim Adiwiyata, Rencana Aksi Lingkungan, RPP dan kurikulum yang memuat pendidikan lingkungan, Bukti pelaksanaan kegiatan. Dan Laporan monitoring dan evaluasi.
"Prosesnya panjang dan ketat, sehingga capaian ini patut diapresiasi. Ini buah kerja keras kepala sekolah, guru, peserta didik, serta dukungan kuat orang tua dan pemerintah kota," ujar Kadis Pendidikan tersebut.
Achi menegaskan, keberhasilan ini semakin menegaskan posisi Makassar sebagai salah satu kota yang aktif mendorong sekolah-sekolahnya tampil sebagai pusat edukasi lingkungan hidup.
Daftar Sekolah Penerima Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2025 Kota Makassar
1. UPT SPF SDN Mangkura I (Adiwiyata Mandiri 2025)
2. UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi (Adiwiyata Mandiri Nasional 2025)
3. UPT SPF SD Inpres Kelapa Tiga I (Adiwiyata Mandiri Nasional)
4. UPT SPF SDN Pongtiku II (Adiwiyata Mandiri Nasional)
5. UPT SPF SDN Minasa Upa (Adiwiyata Mandiri Nasional)
6. UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya II (Adiwiyata Mandiri Nasional)
7. UPT SPF SDN Mangkura IV (Adiwiyata Mandiri Nasional)
8. UPT SPF SDN Mangasa (Adiwiyata Mandiri Nasional)
9. UPT SPF SDN Kompleks IKIP I (Adiwiyata Mandiri Nasional)
10. UPT SPF SDN Sudirman III (Adiwiyata Mandiri Nasional). (*)
| Warga Kampung Pancasila Makassar Dapat Layanan Servis Murah dan Edukasi Perawatan Motor |
|
|---|
| Jembatan Kembar Barombong Segera Dibangun, Pemkot Makassar Pastikan Lahan Tuntas Juni |
|
|---|
| Momentum Iduladha, Asmo Sulsel Salurkan Sapi Kurban ke Masjid Darul Intiqal Makassar |
|
|---|
| RT/RW di Makassar Turun Bersama Bersihkan Sampah Pasca Lebaran |
|
|---|
| Septic Tank Buntu 13 Tahun, Warga Balang Baru Terbantu Layanan Lontara+ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251208-Achi-Soleman-Achi-43.jpg)