Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Warga Temui Wali Kota Laporkan Kecurangan Pemilihan RT, Munafri Tegaskan Pemilihan Sudah Adil

Mereka mengadu ke Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin terkait hasil pemilihan ketua RT. 

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Istimewa
TEMUI WALIKOTA - Sejumlah warga mendatangi Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (8/12/2025). Mereka mengadu ke Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin terkait hasil pemilihan ketua RT 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Sejumlah warga mendatangi Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (8/12/2025). 

Mereka mengadu ke Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin terkait hasil pemilihan ketua RT. 

Mereka mengaku sebagai kanvaser, atau gerakan akar rumput yang bekerja memenangkan pasangan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustik Ilham berberapa waktu lalu. 

Rombongan didominasi emak-emak, mereka menggunakan rompi berwarna merah marun dengan tulisan MULIA, bahkan ada yang menggunakan jaket ojek online (ojol). 

Mereka berasal dari wilayah berbeda, Kecamatan Tallo, Sangkarrang, hingga Ujung Tanah. 

Mereka juga merupakan calon atau kandidat Ketua RT yang ikut dalam kontestasi 3 Desember lalu namun tak menang. 

"Kanvaser merasa kecewa dengan hasil pemilihan RT kemarin. Ada beberapa kejanggalan yang kami mau laporkan," ucapnya kepada awak media, Senin (8/12/2025). 

Salah satu warga asal Tallo Tenri menyampaikan, ada beberapa dugaan kecurangan dalam pemilihan ini, seperti yang ditemukan di RT 1 RW 4 Kelurahan Rappokalling.

Ketua terpilih dianggap tidak pernah berbaur dengan masyarakat, domisilinya tak jelas. 

Tenri mengaku ditumbangkan oleh pendatang baru yang menurut citra di masyarakat adalah preman lorong. 

"Terus yang kedua, statusnya (tempat tingga) mengontrak, yang ketiga, dia tidak pernah membaur ke tetangga dekat-dekat rumah kami," ungkap Tenri. 

Terkait daftar pemilih tetap (DPT), panitia dianggap membatasi jumlah pemilih. 

"Sangat terlihat signifikan suara. Saya mendapatkan 10, sementara dia mendapatkan 40. Berarti cuma 50 kertas suara yang beredar. Ini semua sudah diatur sama Pj," protesnya. 

Hal sama dikeluhkan, Calon Ketua RT dari Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah. 

Ia mengaku kecewa karena mereka (kanvaser) tak terakomodir dalam Pemilihan Ketua RT. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved