Tim Relawan MahtanCare Tuntaskan Bantuan di Bireuen Aceh
Selain itu, tim medis juga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak banjir.
Penulis: Nur Fajriani D | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM - Tim relawan MahtanCare, terdiri dari tenaga medis dan logistik, menyelesaikan rangkaian kegiatan di Dusun Kubang Itam, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (3/12/2025).
Selama tiga hari, tim menghadapi akses sulit ke delapan desa, tetapi tetap menyalurkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, minyak goreng, ikan kaleng, biskuit, susu bayi, serta pakaian anak dan dewasa.
Selain itu, tim medis juga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak banjir.
Koordinator tim medis MahtanCare, dr Zulfahmi, menjelaskan, sore ini tim akan menyeberang menggunakan ketek menuju Kutablang, kemudian ke Lhokseumawe untuk menambah logistik sebelum bertolak ke Aceh Tamiang.
“Di Aceh Tamiang, kami akan bekerja sama dengan tim RAPI dan relawan setempat untuk menjangkau titik pengungsian yang minim bantuan, sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan dan distribusi bantuan ke pedalaman,” ujar dr Zulfahmi.
Pembina MahtanCare, dr Muh Ihsan Kitta, Sp.OT menyampaikan siang ini tambahan relawan telah tiba untuk memperkuat tim di lapangan.
Kehadiran mereka diharapkan mempercepat penyaluran logistik dan layanan kesehatan.
Masyarakat yang ingin berdonasi untuk program MahtanCare Peduli Bencana Banjir Sumatera dapat menyalurkannya melalui:
Bank Syariah Mandiri – 7811461622 Yayasan Mahtanz
Hingga Rabu (3/12/2025), total donasi yang diterima mencapai Rp185.676.754.
Pengeluaran sebesar Rp74.622.500, sehingga sisa saldo Rp90.307.989 akan segera disalurkan kepada korban terdampak.
“Terima kasih kepada masyarakat dan para donatur. Semoga bantuan dan donasi menjadi amal kebaikan dan bernilai ibadah,” tutup dr. Ihsan.
Belum Terima Bantuan Asing
Di tengah derasnya tawaran bantuan dari berbagai negara sahabat untuk korban banjir bandang dan longsor di Sumatera, pemerintah Indonesia memilih berdiri di atas kaki sendiri.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, pemerintah masih mampu menangani bencana yang telah berdampak pada 3,3 juta jiwa.
Pernyataan ini disampaikan kepada awak media di Jakarta, Rabu (3/12/2025).
“Untuk sementara ini belum, meskipun kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan tawaran bantuan dari negara-negara sahabat. Pemerintah merasa masih sanggup mengatasi seluruh permasalahan yang dihadapi,” ujar Prasetyo.
Menurut Prasetyo, Indonesia memiliki stok pangan dan pasokan BBM yang cukup, sehingga belum perlu menerima bantuan asing.
Pemerintah juga menyiapkan distribusi logistik melalui jalur tidak biasa, termasuk dropping dari udara jika diperlukan.
“Dari sisi pangan, Alhamdulillah kita punya stok cukup. Kami juga intens berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pasokan BBM dapat didistribusikan ke seluruh wilayah, bahkan menggunakan cara-cara tidak normal jika dibutuhkan,” tambahnya.
Meski demikian, pemerintah tidak menutup kemungkinan menerima bantuan dari luar negeri bila situasi semakin mendesak.
“Nanti akan kita lihat, jika diperlukan, kita akan menerima bantuan asing,” pungkas Prasetyo.
Data Banjir Sumatera
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dampak banjir bandang dan longsor di tiga provinsi Sumatera. Hingga Rabu (3/12/2025):
Korban jiwa: 753 meninggal, 650 hilang, 2.600 luka-luka
Kerusakan rumah: 3.600 rusak berat, 2.100 rusak sedang, 3.700 rusak ringan
Fasilitas umum rusak: jembatan 39,34 persen, fasilitas ibadah 16,97 % , fasilitas pendidikan 42,5 % , fasilitas kesehatan 1,18 %
Jumlah pengungsi: 106.200 di Sumatera Barat, 538.000 di Sumatera Utara, 1,5 juta di Aceh
Secara total, 3,3 juta warga terdampak bencana. BNPB terus memperbarui data terkait korban dan kerusakan.(*)
| 'Anak Saya Bukan Teroris' Tangis Sutrawati Usai Putranya Ditangkap Israel |
|
|---|
| Angin Makassar Tembus 10 Km/Jam, Truk Skylift KLH Makassar dan PLN Pangkas Dahan Ketapang Kencana |
|
|---|
| Ibu Angga Tak Kuasa Menahan Tangis: Saya Sudah Firasat Anak Saya Dicegat Israel |
|
|---|
| Tiga Warga Sulsel Terjebak Konflik Internasional, Dua Disandera di Somalia Satu Ditahan Israel |
|
|---|
| Pemkot Makassar Turunkan 100 Petugas Periksa Kesehatan Hewan Kurban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Tim-relawan-MahtanCare-yang-terdiri-dari-relawan-medis.jpg)