Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekolah Dian Harapan

Disoroti FKUB, Sekolah Dian Harapan Makassar: Tanyakan ke Yayasan

Calvin meminta Tribun-timur.com datang langsung ke Yayasan untuk bertanya perihal sorotan dari FKUB ini

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Istimewa
Sekolah Dian Harapan Makassar 

Ringkasan Berita:
  • SDH Makassar menolak berkomentar soal soratan FKUB Sulsel
  • Kepala SDH Calvin Sambuaga minta tanyakan ke Yayasan
  • FKUB Sulsel soroti praktik penyelenggaran pendidikan agama di SDH Makassar

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kepala Sekolah Dian Harapan Makassar, Calvin Sambuaga, menolak berkomentar via sambungan telepon terkait sorotan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel.

Calvin meminta Tribun-timur.com datang langsung ke Yayasan untuk bertanya perihal sorotan dari FKUB ini.

"Mohon ditanyakan ke pihak yayasan Ibu," kata Calvin Sambuaga saat dihubungi Tribun Timur Kamis (4/12/2025).

Praktik penyelenggaraan pendidikan agama di Sekolah Dian Harapan (SDH) Makassar, dikiritik oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel.

FKUB Sulsel menilai SDH berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Sekolah Dian Harapan (SDH) Makassar merupakan institusi pendidikan swasta ternama di bawah Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH).  

Sekolah ini berlokasi di Jl. Gunung Agung No.201, Tj. Merdeka, Tamalate, Makassar.

Dilansir dari website resminya, Sekolah Dian Harapan memiliki 14 unit sekolah yang ada di seluruh Indonesia.

SDH Makassar merupakan salah satu unit SDH yang dibangun sejak tahun 2003 berlokasi di Tanjung Bunga, Makassar

Jumlah murid SDH Makassar setiap tahunnya berkisar 1000 orang mulai jenjang Taman Kanak-kanak, SD, SMP hingga level SMA.

Yang menjadi ciri khas SDH Makassar adalah pembelajaran dengan eksposure internasional dan kemampuan berbahasa Inggris.

“Hasil penelusuran menunjukkan bahwa meski sekitar 70 persen dari total siswanya berasal dari latar belakang agama non-Kristen (termasuk Islam, Buddha, Hindu, dan Khonghucu), sekolah ini hanya menyediakan dan mengajarkan pelajaran Agama Kristen saja,” kata Ketua FKUB Sulsel, Prof Muammar Bakry. 

Forum Kerukunan Umat Beragama adalah wadah bagi individu dari berbagai kepercayaan dan keyakinan untuk bertukar pikiran, menghormati perbedaan, dan memperkuat ikatan persaudaraan.

"Kami bertekad untuk mempromosikan toleransi, pemahaman, dan kerjasama antarumat beragama untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan damai," kata Muammar.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved