Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekolah Dian Harapan

Yonggris: Fungsi Sekolah Didik Anak, Bukan Bangun Karakter Berdasar Agama Lain

Ia menilai, pembentukan karakter tidak boleh dilakukan dengan mendasarkan anak pada sistem nilai agama

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
tribun-timur.com/Muh. Abdiwan
Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan, Yonggris Lao 
Ringkasan Berita:
  • Yonggris Lao ikut mengkritik Sekolah Dian Harapan Makassar
  • Menurut Yonggris sekolah tidak boleh membangun fondasi karakter dari agama lain
  • Ia mengingatkan bahwa sekolah harus tetap pada misi utamanya, yakni pendidikan

 

 TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan, Yonggris Lao, menegaskan pentingnya menjaga fungsi utama sekolah sebagai lembaga yang mencerdaskan sekaligus membentuk karakter peserta didik.

Ia menilai, pembentukan karakter tidak boleh dilakukan dengan mendasarkan anak pada sistem nilai agama yang tidak mereka anut.

Hal itu disampaikan Yonggris Lao mengkritik penyelenggaraan pendidikan agama Sekolah Dian Harapan Makassar.

“Sekolah itu tujuannya selain mencerdaskan, juga membentuk karakter anak-anak kita. Bagaimana mungkin kita membangun pondasi karakter anak kita di atas sistem nilai-nilai agama lain,” kata Yonggris Lao kepada Tribun Timur Kamis (4/12/2025).

Yonggris menekankan agama bukan sekadar pengetahuan, tetapi merupakan pedoman dasar dalam pembentukan akhlak seorang anak.

Karena itu, menurutnya, ketika anak dibentuk dengan nilai yang tidak mereka yakini, maka potensi bias nilai akan muncul.

“Anak-anak jadi bias nilai bila harus dibangun di atas nilai-nilai yang bukan dia yakini,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa sekolah harus tetap pada misi utamanya, yakni pendidikan.

Karena itu, ia meminta agar institusi pendidikan tidak digunakan sebagai sarana penyebaran atau syiar agama tertentu dengan berlindung di balik kegiatan belajar.

“Sekolah itu misi utamanya adalah untuk pendidikan, jangan sampai dipakai untuk penyebaran atau syiar agama dengan kemasan pendidikan,” tutup Yonggris.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved