Berita Foto
Kios Banyak Tutup, New Makassar Mall Kian Lesu Ditinggal Pengunjung
Hanya sebagian kecil pedagang yang masih bertahan membuka lapaknya, sementara pengunjung yang datang pun bisa dihitung dengan jari.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Daya tarik New Makassar Mall, yang dulu dikenal sebagai pusat perbelanjaan terbesar dan terlengkap di kawasan Indonesia Timur, kini semakin meredup. Gedung yang dulunya ramai pengunjung kini tampak lengang dan sepi aktivitas jual beli.
Dari pantauan Tribun di lokasi pada Senin (20/10), suasana di dalam gedung tampak sunyi. Banyak kios yang tertutup rapat dengan papan bertuliskan “Disewakan/Dijual Tanpa Perantara” terpampang di depan pintu rolling door.
Hanya sebagian kecil pedagang yang masih bertahan membuka lapaknya, sementara pengunjung yang datang pun bisa dihitung dengan jari.
Selain masalah fasilitas, banyaknya kios kosong memperparah suasana sepi. Sebagian besar unit kios dimiliki oleh pihak nonpedagang yang hanya membeli lodz untuk disewakan kembali, bukan untuk berjualan langsung. Akibatnya, sebagian besar area pasar terlihat tidak hidup dan kurang menarik bagi pengunjung.
Para pedagang berharap ada langkah nyata dari Pemerintah Kota Makassar sebagai pemilik aset serta pihak pengelola, PT Melati Tunggal Inti Raya, untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di New Makassar Mall.
Dulunya menjadi kebanggaan warga dan simbol aktivitas ekonomi rakyat, New Makassar Mall kini menghadapi tantangan besar di tengah tren belanja digital dan penurunan kualitas fasilitas.
Tanpa perbaikan serius, statusnya sebagai “Pusat Perbelanjaan Terbesar dan Terlengkap di Kawasan Indonesia Timur” bisa perlahan hilang hanya tinggal kenangan.
GaleriFoto
| Peserta Festival Budaya Makassar Live di Platform Sosmed, Siaran Stabil Didukung Telkomsel |
|
|---|
| BI Sulsel Edukasi Penyandang Disabilitas soal Layanan Pembayaran Digital |
|
|---|
| Livin' Run Fest 2025 Makassar, Gabungkan Lari, Musik, UMKM dan Inovasi Digital Dalam Satu Event |
|
|---|
| Pertamina dan Warga Ubah Limbah MBG Jadi Pakan Ternak Berkelanjutan |
|
|---|
| Tanpa Pemadaman, PLN PDKB ANOA Makassar Ganti Insulator Pecah di Maros |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251020_DWN_New_Makassar_Mall_.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251020_DWN_New_Makassar_Mall_1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251020_DWN_New_Makassar_Mall_2.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251020_DWN_New_Makassar_Mall_4.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251020_DWN_New_Makassar_Mall_5.jpg)