Walhi Sulsel
WALHI Sulsel: Banyak Tambang Ilegal Dibekingi Oknum Polisi
Ia menyebutkan banyak dari aktivitas tersebut dibekingi dan dilindungi oknum-oknum aparat penegak hukum.
|
Editor:
Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM
WALHI SULSEL – Walhi Sulsel menyoroti maraknya aktivitas tambang ilegal di berbagai daerah Sulawesi Selatan. Organisasi ini membentuk posko aduan di 24 kabupaten/kota untuk menampung laporan masyarakat. Kegiatan peluncuran digelar di Kantor PBHI Sulsel, Jl Topas Raya, Makassar.
Ia juga meminta kepolisian membuka mata terhadap praktik pembiaran yang merusak lingkungan.
Adapun Kapolda Sulsel yang baru adalah Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro.
Ia menggantikan posisi Irjen Rusdi Hartono.
“Ketika nanti ada laporan maka kami akan lanjutkan ke penegak hukum. Di sini kita akan lihat, apakah Kapolda Sulsel berani menertibkan, menghentikan terhadap pelanggaran-pelanggaran pidana lingkungan hidup di Sulsel,” ujarnya.
“Kalau berani maka masalah lingkungan hidup bisa kita atasi. Tetapi kalau tidak berani, maka ini menguatkan bahwa pelaku-pelaku tambang ilegal atau perusak lingkungan memang dibekingi dan dilindungi polisi dan penegak hukum lainnya,” tutupnya.
Berita Terkait: #Walhi Sulsel
| Walhi Sulsel Dirikan Posko Aduan Aktivitas Ilegal Perusak Lingkungan |
|
|---|
| Bentangkan Spanduk di Kantor Gubernur, Ini Tuntutan Walhi Sulsel di Hari Lingkungan Hidup Sedunia |
|
|---|
| WALHI Sulsel Buka Pendaftaran Sekolah Lingkungan Hidup 2021, Berikut Syarat dan Jadwalnya |
|
|---|
| Musim Hujan Tiba, Walhi Sulsel Prediksi Banjir Tetap Terjadi di Makassar |
|
|---|
| Bencana Ekologis Sulsel 2019, Walhi Sebut Kerugian Setara APBD Rp 2,2 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Walhi-Sulsel-menyoroti-maraknya-aktivitas-tambang-ilegal.jpg)