Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KLB Campak

Luwu Siaga Satu Campak

Penanganan campak pada umumnya dilakukan melalui perawatan di rumah, terutama untuk meringankan gejala.

Tayang:
dok pribadi
SIAGA CAMPAK - Kadis Kesehatan Luwu dr Rosnawary. Data Dinas Kesehatan Luwu mencatat, sejak Maret 2026 hingga saat ini terdapat 90 kasus campak yang tersebar di sejumlah wilayah. 

Program ini menyasar anak usia 9 bulan hingga 59 bulan, sebagai upaya memutus rantai penularan secepat mungkin.

“Imunisasi darurat ini kami fokuskan pada anak-anak. Targetnya jelas, menekan penyebaran,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala awal.

Deteksi dini diperkuat hingga tingkat desa, terutama untuk anak yang mengalami demam disertai bintik merah di kulit.

Gejala Virus Campak

Kasus campak meningkat lagi.

Membuat masyarakat perlu lebih waspada terhadap gejala dan cara penanganannya.

Penyakit ini memiliki ciri khas yang umumnya mudah dikenali sejak awal.

Gejala campak biasanya diawali dengan demam tinggi.

Kondisi ini kemudian disertai batuk, pilek, serta mata merah.

Dalam beberapa hari, akan muncul bintik-bintik merah di kulit.

Ruam ini umumnya dimulai dari wajah, lalu menyebar ke seluruh tubuh.

Pada sebagian kasus, juga ditemukan bercak putih kecil di dalam mulut yang dikenal sebagai bercak Koplik.

Penanganan campak pada umumnya dilakukan melalui perawatan di rumah, terutama untuk meringankan gejala.

Pasien dianjurkan untuk banyak beristirahat agar tubuh dapat melawan infeksi secara optimal.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved