Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mudik 2026

Jelang Mudik Lebaran Idulfitri 2026, Bandara Bua Diperkirakan Tampung 500 Penumpang

Pihak bandara kini memperketat pengawasan teknis dan fasilitas guna menjamin keselamatan penumpang di tengah tren kenaikan jumlah pemudik

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
BANDARA BUA - Suasana Bandara Lagaligo Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (6/3/2026). Terlihat sejumlah penumpang memadati area depan, menunggu jadwal terbang pedawat ATR-72 milik maskapa8 WingsAir. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Otoritas Bandara Lagaligo Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, memperkirakan penumpang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 akan mengalami peningkatan.

Itu selaras dengan munculnya penambahan frekuensi penerbangan.

Pihak bandara kini memperketat pengawasan teknis dan fasilitas guna menjamin keselamatan penumpang di tengah tren kenaikan jumlah pemudik.

Ketua Tim Teknik, Operasional, Keamanan, dan Pelayanan Darurat (TOKPD) Bandara Lagaligo Bua, Musrim, menyatakan prediksi kenaikan penumpang tahun ini berada di angka 5 hingga 10 persen.

Optimisme ini didasari oleh jadwal penerbangan yang jauh lebih padat dibandingkan periode mudik tahun lalu.

"Tahun lalu penerbangan hanya sekali sehari, atau sekitar 30 penerbangan dalam sebulan. Tahun ini, ada penambahan jadwal pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu dengan dua kali penerbangan, yakni pagi dan sore hari," ujar Musrim saat ditemui di ruan kerjanya di Bandara Bua, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 10.30 Wita pagi.

Selain penambahan frekuensi, terdapat pergeseran jam operasional penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Bua.

Pergeseran waktu itu mempertimbangkan jadwal kedatangan pesawat di Bandara Toraja.

"Didahulukan Toraja, karena cuaca di sana ekstrem. Kadang kabut. Juga angin di sana kencang. Makanya dari situ, dipertimbangkan untuk mendahulukan penerbangan ke Toraja," beber Musrim.

Ia merincikan, sebelumnya pesawat rute Makassar-Bua dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berangkat pukul 08.00 WITA.

Kini jadwal pagi bergeser ke pukul 10.30 WITA dan tiba pukul 11.30 WITA siang.

"Sementara untuk jadwal sore, pesawat bertolak pukul 13.40 WITA dan tiba di Bua pukul 14.35 WITA," jelas pria asal Kendari itu.

Musrim mencatat, pada masa posko mudik tahun lalu yang berlangsung selama 10 hari, total penumpang mencapai lebih dari 500 orang.

Dengan adanya ekstra flight tahun ini, angka tersebut dipastikan terlampaui.

Menghadapi lonjakan ini, tim TOKPD memperketat prosedur harian.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved