Pj Sekda Luwu Muhammad Rudi Dilantik Bupati di Tempat Pembuangan Sampah
Ia memilih Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tallawang Bulawang, Kecamatan Bajo.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Bupati Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Patahudding, melantik pejabat eselon II di tempat tidak biasa.
Patahudding meninggalkan ruangan bersih dan ber-AC saat melantik Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu, Muhammad Rudi.
Ia memilih Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tallawang Bulawang, Kecamatan Bajo.
Lokasinya berada di timur Kantor Bupati Luwu di Jl Pahlawan, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa.
Perjalanan dari Kantor Bupati ke TPA Tallang Bulawang ditempuh sekitar 8,2 kilometer.
Butuh waktu 18 menit untuk bisa sampai ke lokasi.
Ketika sampai di lokasi, ada gerbang menjulang bertuliskan TPA Tallang Bulawang Kabupaten Luwu.
Kondisi gerbang itu sudah mulai berkarat di makan usia.
Dari depan, aroma menyengat sampah sudah menusuk ke hidung.
Ada puluhan karung berisi sampah yang ditumpuk di sebelah kanan pintu masuk.
Lokasi pelantikan Muhammad Rudi berada di Zona 1 TPA Tallang Bulawang.
Tiga petak tenda didirikan saling berhadapan.
Satu petak tenda di depan, jadi tempat Patahudding bersama Forkopimda.
Dua petak lainnya, dijadikan tempat tamu undangan yang hadir.
Ada antrean panjang kendaraan saat tiba di TPA Tallang Bulawang.
Dari pantauan Tribun-Timur.com, Kepala Dinas Kesehatan, dr Rosnawary Basir datang sekitar pukul 13.49 Wita siang.
Rosnawary keluar dari mobil dinas yang ia tumpangi sambil menutup hidung dengan jilbabnya.
Tak lama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Afif Hamka juga terlihat di lokasi.
Menyusul Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, Rahimullah.
Sampai hampir seluruh 34 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) berdatangan ke lokasi pelantikan.
Dengan pengeras suara, pegawai Sekretariat Daerah Luwu, mengingatkan agar tamu undangan tak memakai masker.
Pengingat itu ternyata berhubungan dengan alasan pelantikan dilakukan di satu-satunya TPA yang ada di Luwu.
Patahudding datang ke lokasi pukul 13.57 Wita siang.
Mobilnya bergandengan dengan mobil yang ditumpangi Muhammad Rudi.
Saat ditemui di akhir pelantikan, Patahudding menyebut, pelantikan ini dilakukan demi mengisi kekosongan Sekda.
Sebab Sekda sebelumnya, Sulaiman telah memasuki masa pensiun di awal Desember lalu.
Kata Patahudding, Muhammad Rudi ditunjuk karena kiprahnya sebagai birokrat senior.
Ia lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) yang sudah berkarir selama 32 tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Patahudding menerangkan alasannya memilih pelantikan pejabat daerah pertamanya di TPA Tallang Bulawang.
Menurutnya, pemandangan tumpukan sampah diharapkan menyentil seluruh tamu undangan untuk menjaga kebersihan.
Patahudding menganggap, kebersihan menjadi modal awal membangun sumber daya manusia yang sehat.
"Bagaimana kedepan lingkungan bisa terjaga. Bisa jadi bersih. Sehingga membawa anak-anak menjadi sehat. Itulah pesan kenapa kita memilih tempat ini," bebernya saat ditemui Tribun-Timur.com, usai pelantikan sekitar pukul 14.43 Wita siang.
Adanya pelantikan di TPA Tallang Bulawang, sambung Patahudding, juga jadi alarm pengingat bagi Pj Sekda baru.
Ia menekankan, amanah baru itu harus dijalankan dengan baik dan ketulusan hati.
Sebab bila salah langkah, pandangan buruk dari warga akan menyasar pemerintahan daerah.
"Pesan kedua, ini adalah amanah yang akan kita jalankan. Daripada salah menjalankan amanah, bisa-bisa bapak lebih busuk dari sampah yang ada di sini," kata dia.
"Oleh karena itu, bagaimana kedepan, mudah-mudahan yang kita lantik hari ini, bisa menjadi amanah. Melayani masyarakat Kabupaten Luwu dengan ikhlas dan tulus. Bisa menjalankan fungsi dan tugasnya, serta mengabdi kepada bangsa dan negaranya," tambah Ketua Golkar Luwu itu.
Patahudding mengaku, akan melakukan pelantikan pejabat di lokasi yang tak biasa.
Lokasinya dipengaruhi fungsi dan penjabat yang akan ia lantik nantinya.
"Kami kedepannya memilih tempat-tempat lain. Artinya pelantikannya tematik. Bisa saja Kadis Pertanian kita lantik di tengah sawah. Sesuai dengan fungsi dan jabatannya," bebernya.
Ia berharap, pesan untuk menjaga lingkungan menjadi cerminan baik bagi pemerintah daerah ke masyarakat.
"Saya berharap Luwu itu bersih lingkungan dan hatinya. Dimulai dari para pejabat-pejabatnya. Dimulai dari Bupati dan Wakil Buapati dan perangkat daerah lain," tandasnya.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Husdin Iskandar menjelaskan, luas TPA Tallang Bulawang berkisar 6 hektar lebih.
"Ada dua kolam penimbunan sampah, masing-masing luasnya sekitar 3 hektar," ujarnya.
Kata Husdin, setiap sampah yang datang akan ditimbun.
"Kita sudah pakai Sanitary Landfill," pungkasnya.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana
| Kenyamanan Warga Fokus Utama Ishak Ketua RW 005 Jongaya |
|
|---|
| Cakka dan Galaluddin Banneringgi Bertahan, Arsyad Kasmar Mundur Jabat Tenaga Ahli Gubernur Sulsel |
|
|---|
| Legislator Sulsel Minta Pemerintah Selamatkan Relawan Indonesia yang Ditangkap Israel |
|
|---|
| Presiden Prabowo Borong 9 Sapi Kurban Asal Sinjai: Termurah Rp90 Juta dan Termahal Rp118 Juta |
|
|---|
| Angin Makassar Tembus 10 Km/Jam, Truk Skylift KLH Makassar dan PLN Pangkas Dahan Ketapang Kencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PELANTIKAN-SEKDA-Bupati-Kabupaten-Luwu-Sulawesi-Selatan.jpg)