Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Musda KNPI Sulsel

KNPI Sulsel Punya 3 Ketua, Arief Rosyid: Kita Prihatin dan Menyayangkan

Arief Rosyid menyebut, KNPI Sulsel semestinya menjadi wadah berkumpul dengan mengutamakan persatuan

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN TIMUR
KNPI SULSEL - 3 Ketua KNPI Sulsel Andi Surahman Batara, Fadel Muhammad Tauphan Ansar, dan Vonny Ameliani. 

Ringkasan Berita:
  • KNPI Sulsel punya 3 ketua baru setelah Musda kepengurusan Nurkanita Maruddani Kahfi
  • Tokoh pemuda Arief Rosyid Hasan prihatin perpecahan di KNPI Sulsel
  • Arief Rosyid menyebut, KNPI Sulsel semestinya menjadi wadah berkumpul dengan mengutamakan persatuan 

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Tokoh pemuda Sulawesi Selatan (Sulsel) Muhammad Arief Rosyid Hasan prihatin perpecahan di Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda (DPD KNPI) Sulsel.

KNPI Sulsel terpecah menjadi tiga kubu.

Kubu pertama diketuai oleh Andi Surahman Batara.

Andi Surahman Batara berlatar belakang akademisi Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Kemudian ada KNPI Sulsel dipimpin oleh Fadel Muhammad Tauphan Ansar.

Tauphan Ansar juga menjabat Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Sulsel.

Terakhir, kubu KNPI Sulsel dinakhodai oleh Vonny Ameliani Suardi.

Vonny juga duduk di parlemen Sulsel dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

KNPI Sulsel terpecah setelah musyawarah daerah (Musda) di Hotel Horison Makassar pada Senin (8/12/2025) diwarnai kericuhan.

Arief Rosyid menyebut, KNPI Sulsel semestinya menjadi wadah berkumpul dengan mengutamakan persatuan daripada perbedaan politik dan perbedaan sikap.

“Kita prihatin dan menyayangkan. KNPI seharusnya mengedepankan persatuan, karena ini konsennya untuk anak muda,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Kamis (11/12/2025).

Meski begitu, Arief Rosyid melihat hikmah dibalik perpecahan di KNPI Sulsel.

Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PB HMI) 2013-2015 itu menilai, perpecahan ini menandakan semakin banyak orang yang memikirkan anak mudah di Sulsel.

Hal ini sangat penting karena indeks pembangunan pemuda (IPP) Sulsel masih di bawah rata-rata IPP nasional.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved