Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

1 Tahun Prabowo Gibran

Revitalisasi Sekolah Program Prabowo Sasar 9 SD di Luwu, Target Rampung di Desember 2025

Program ini merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Revitalisasi Sekolah.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
Dokumen Pribadi/Andi Padlan
REVITALISASI SEKOLAH - Foto Momen koordinasi mingguan antara Kepala Dinas Pendidikan Luwu, Sulawesi Selatan, Andi Palanggi bersama kepala sekolah penerima program revitalisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto dikirimkan kepada Tribun-Timur.com, Selasa (21/10/2025). Kabid SD Disdik Luwu Andi Palanggi menyebut, progres kerja kini mencapai 50 persen dari sembilan sekolah penerima. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Pemerintah Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, tengah memacu pengerjaan program revitalisasi di sembilan sekolah dasar (SD) yang ditargetkan tuntas Desember 2025.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Revitalisasi Sekolah.

Dinas Pendidikan (Disdik) Luwu memastikan pengerjaan tepat waktu sekaligus berkualitas.

Oleh karenanya, diterapkan pengawasan berlapis, termasuk menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Luwu, Andi Padlan, menegaskan komitmennya mengawal program Presiden Prabowo Subianto yang menyasar 13 ribu lebih sekolah se-Indonesia tersebut.

"Kami melakukan monitoring ketat untuk memastikan program ini berjalan sesuai rencana. Ada juga rapat koordinasi mingguan untuk memaparkan progres revitalisasi sekolah dari masing-masing kepala sekolah satuan pendidikan," ujar Andi Padlan kepada Tribun-Timur.com, Selasa (21/10/2025).

Kata Andi Padlam, Disdik Luwu juga mewajibkan setiap satuan pendidikan memaparkan progres pengerjaan mereka langsung di kantor Kejari Luwu.

Kendala di Lapangan

Program revitalisasi di Luwu menyasar sembilan sekolah yang dipilih berdasarkan input Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Andi Padlan merincikan, kesembilan sekolah tersebut adalah SDN Sagenae, SDN Walenna, SDN 11 Buntu Barana, SDN 35 Pammanu, SDN 40 Cilallang, SDN 38 Jambu, SDN Saronda, SDN Padang Katapi, dan SDN Padang Durian.

Pengerjaan yang dimulai sejak September 2025 ini bervariatif.

Menyasar perbaikan ruang kelas, toilet, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), hingga pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB).

Per Kamis (16/10/2025), sambung Andi Padlan, progres revitalisasi sekolah berada di kisaran 20-50 persen.

Dia lalu merincikan kembali laporan progres per 17 Oktober menunjukkan adanya sejumlah kendala teknis dan sosial di lapangan.

Di SDN Cilallang misalnya, progres rehab 33 persen dan SDN Walenna progres rehab 38 persen.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved