Hari Kartini 2026
Shinta Maharani: Stigma dan Guyonan Seksis Masih Bayangi Jurnalis Perempuan
Ketua Bidang Gender AJI Indonesia, Shinta Maharani, menegaskan ruang redaksi masih maskulin, belum semua memiliki SOP pencegahan kekerasan seksual.
Jurnalis perempuan dianggap tidak mampu meliput isu politik atau korupsi. Stigma dan guyonan seksis masih muncul, memperkuat tekanan yang kompleks karena norma sosial.
Shinta menegaskan, media memiliki peran penting menyusun SOP kekerasan seksual sebagai jaminan bagi korban.
SOP harus disosialisasikan agar jurnalis tahu langkah yang harus diambil jika terjadi kasus.
“Budaya patriarki mengakar di ruang redaksi. Ini bukan sekadar cara beraksi, tapi bentuk kekerasan yang dinormalisasi. Kita harus mendekonstruksi itu dan tidak menormalisasi perilaku rekan kerja,” tegasnya.
Menurutnya, konstruksi sosial yang menempatkan perempuan hanya sesuai kodrat domestik membuat kesempatan setara tidak diberikan.
“Dominasi itu harus kita lawan dengan dekonstruksi,” pungkasnya. (SUKMAWATI IBRAHIM)
Hari Kartini
Makassar
Jurnalis Perempuan
Shinta Maharani
AJI Indonesia
Kesehatan Mental
Stop Kekerasan Seksual
| Diskusi AJI Makassar: Jurnalis Perempuan Hadapi Tekanan Berlapis, Perlu Ruang Aman di Redaksi |
|
|---|
| Kartini Masa Kini, Kadis Kominfo Bulukumba Dorong Perempuan Percaya Diri dan Produktif |
|
|---|
| DPRD Sulsel Dorong Perlindungan Anak dan Perempuan Lewat Diskusi Hari Kartini |
|
|---|
| Profil Mirfayani Mirsal, Ketua Panrita Literasi Institute Menyalakan Semangat Kartini di Sinjai |
|
|---|
| Semangat Kartini di Puskesmas Cempae Parepare, Staf dan Nakes Layani Pasien Balutan Baju Adat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-22-april-kekerasan-jurnalis.jpg)