Honda MCN 2026 Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan dan Ekonomi Kreatif
MCN tidak hanya menjadi ruang promosi UMKM tetapi juga sarana memperkenalkan destinasi wisata dan budaya Makassar kepada publik luas.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Festival kuliner terbesar di Makassar bertajuk Honda Makassar Culinary Night (MCN) kembali digelar pada 17–19 April 2026 di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, dengan mengusung tema Green Culture Festival yang memadukan konsep ramah lingkungan dan pelestarian budaya lokal.
Kegiatan tahunan ini diselenggarakan oleh Senada Project bersama Honda dengan melibatkan pelaku UMKM, komunitas, serta pemerintah daerah sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif.
Hal tersebut disampaikan dalam Press Conference Green Culture Festival Honda Makassar Culinary Night yang digelar di AMEC Honda, Trans Studio Mall Makassar, Selasa (14/4).
Festival Director MCN, Mistri Andi Muin, menjelaskan bahwa sejak pertama kali digelar pada 2015, MCN terus mengalami perkembangan signifikan dari sisi skala dan dampak.
“Kami sudah memasuki tahun ke-11. MCN pernah digelar di berbagai lokasi, mulai dari Jalan Balaikota, Lapangan Hasanuddin, Monumen Mandala, hingga Fort Rotterdam. Selama kepercayaan terhadap brand MCN terjaga, kegiatan ini akan terus berkembang,” ujarnya.
Ia menegaskan MCN tidak hanya menjadi ruang promosi UMKM tetapi juga sarana memperkenalkan destinasi wisata dan budaya Makassar kepada publik luas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa museum dan tempat bersejarah juga dapat menjadi destinasi wisata yang menarik,” tambahnya.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Makassar, Yulianti, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan MCN yang telah berlangsung lebih dari satu dekade dan kini memasuki edisi ke-24.
“Pelaksanaan kegiatan ini sudah lebih dari satu dekade dan kini memasuki penyelenggaraan ke-24. Kami tentu mengapresiasi tema Go Green yang diangkat karena sangat penting bagi pelaku UMKM dan keberlanjutan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan MCN telah menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisata di Kota Makassar.
“Tahun lalu jumlah pengunjung mencapai sekitar 21 ribu orang dengan 85 tenant. Harapannya ke depan bisa lebih meningkat lagi,” katanya.
Corporate Communication Asmo Sulsel, Benedicta Caroline, menegaskan Honda tidak hanya berperan sebagai sponsor tetapi juga bagian dari penyelenggara dalam pengembangan event ini.
“Kami sangat mengapresiasi konsistensi MCN. Sejak bergabung pada 2023, kami melihat potensi besar event ini. Karena itu, kami hadir tidak hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai bagian dari penyelenggara agar semakin dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan tema Go Green sejalan dengan komitmen Honda dalam menghadirkan mobilitas ramah lingkungan termasuk melalui pengenalan sepeda motor listrik seperti Honda Icon e:.
“Kami juga terus menggaungkan kendaraan ramah lingkungan yang sejalan dengan semangat keberlanjutan di MCN,” ujarnya.
Honda juga terlibat dalam rangkaian pra-event mulai dari kegiatan olahraga hingga aksi peduli lingkungan sebagai bagian dari kampanye keberlanjutan.
Chief Financial Officer Adaary Creative Company, Aulia Makarim Kanza, menjelaskan bahwa tema Green Culture Festival merupakan perpaduan antara nilai lingkungan dan budaya lokal Makassar.
“Awalnya kami ingin mengangkat konsep Go Green, tetapi tetap menghadirkan budaya Makassar. Dari situ lahir konsep Green Culture Festival,” jelasnya.
Rangkaian pra-event meliputi Go Green Ocean Talk, Fun Padel, Running for Ocean hingga kegiatan sosial “Harapan di Ujung Pulau” yang melibatkan masyarakat.
Selama pelaksanaan, MCN 2026 menghadirkan 85 tenant dari sektor kuliner dan ekonomi kreatif yang telah melalui proses kurasi ketat.
Seluruh tenant diwajibkan mengurangi penggunaan plastik serta menggunakan material ramah lingkungan sebagai bagian dari komitmen penyelenggara.
Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan komunitas lingkungan seperti Rappo Indonesia, Yayasan Timur Laut, dan Cycle Value dalam pengelolaan sampah selama kegiatan berlangsung.
MCN juga bekerja sama dengan brand minuman Cleo yang menghadirkan kemasan Eco Lite untuk mendukung pengurangan limbah plastik.
Konsep “Culture as Experience” turut dihadirkan melalui perpaduan musik etnik, visual budaya, dan narasi lokal yang dikemas secara modern untuk menarik minat pengunjung.
Berbagai aktivitas interaktif juga disiapkan mulai dari personal color analysis, workshop kreatif hingga penampilan hiburan dari sejumlah musisi dan komunitas.
“MCN bukan sekadar festival, tetapi sebuah gerakan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Aulia.
| Jamaah Haji Embarkasi Makassar Dilayani One Stop Service, Menginap 24 Jam Sebelum Terbang |
|
|---|
| Pasca Inkrah, Pemprov Segera Surati BPN Terkait Pembukaan Blokir Lahan 52 Hektar di Manggala |
|
|---|
| Preman Kembali Beraksi di Depan Pelabuhan Makassar, Satu Ditangkap, Muncul Pelaku Baru |
|
|---|
| PSM Makassar Borong Penghargaan Februari: Reza Arya Penyelamatan Terbaik, Rizky Eka Gol Terbaik |
|
|---|
| Musprov Muaythai Sulsel Digelar 2 Mei, 13 Cabang Siap Tentukan Ketua Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260414_DWN_MCN_.jpg)