Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Jamaah Haji Embarkasi Makassar Dilayani One Stop Service, Menginap 24 Jam Sebelum Terbang

Mereka akan menginap di Asrma Haji Sudiang selama 24 jam lamanya sebelum diterbangkan ke Arab Saudi.

Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Saldy Irawan
Istimewa
HAJI 2026 - Kakanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail. JCH menginap 24 jam di Asrama Haji Sudiang sebelum diterbangkan ke Arab Saudi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Para Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Makassar akan mulai memasuki Asrama Haji Sudiang pada 21 April 2026 mendatang.

Mereka akan menginap di Asrma Haji Sudiang selama 24 jam lamanya sebelum diterbangkan ke Arab Saudi.

Adapun total JCH Embarkasi Makassar sebanyak 16.749 orang.

Untuk hari pertama ada dua kloter yang masuk berisi 393 jemaah di setiap kloternya, sehingga totalnya ada 786 jemaah.

Kepala Kantor Wilayah Haji dan Umrah Sulawesi Selatan (Sulsel), Ikbal Ismail, mengatakan alur pelayanan jemaah haji di Embarkasi Makassar dilakukan secara terpadu dalam satu lokasi.

Seluruh jemaah, khususnya yang berasal dari daerah, akan tiba bersamaan dan langsung diarahkan ke Asrama Haji untuk menjalani proses penerimaan.

“Ya, nanti jemaah dari daerah datang bersamaan. Kalau jemaah yang dari daerah jauh, mereka masuk ke Asrama Haji, terus kami terima di Aula Penerimaan,” katanya saat dihubungi Tribun Timur, Selasa (14/4/2026).

Di Aula Penerimaan, berbagai layanan diberikan secara terintegrasi dalam konsep one stop service.

“Di Aula Penerimaan, kami akan melayani pemberian akomodasi, pemberian gelang, pemberian paspor, pemberian living cost, pemberian konsumsi, dan terakhir pemeriksaan kesehatan," ungkapnya.

"Semua layanan kami one stop service di satu atap pada saat penerimaan,” tambah dia.

Setelah seluruh proses administrasi dan pemeriksaan selesai, jemaah kemudian diarahkan untuk beristirahat sebelum keberangkatan.

“Nah, setelah itu istirahat ke kamar masing-masing dan 6 jam sebelum pesawat take off, jemaah masuk di Aula Pemberangkatan,” lanjutnya.

Di Aula Pemberangkatan, kata Ikbal,jemaah akan menerima pembagian manifest penerbangan sebelum diberangkatkan ke bandara.

Setibanya di bandara, jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan imigrasi di Arab Saudi, karena telah difasilitasi melalui program fast track.

"Jadi selama ini Arab Saudi, jemaah kita diperiksa imigrasi Arab Saudi di sini (Embarkasi Makassar) masuk dalam program fast track. Orang Arab Saudinya yang datang ke bandara,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved