Simak! Tips Dinkes Sulsel Beraktivitas di Tengah Cuaca Terik
Akhir-akhir ini, terik matahari di Kota Makassar, Sulawesi Selatan begitu menyengat.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Terik matahari di Kota Makassar, Sulawesi Selatan begitu menyengat.
Hal ini membuat aktivitas masyarakat di siang hari lebih melelahkan dari biasanya.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel Yusri berbagi tips menjaga kesehatan tubuh.
Utamanya bagi masyarakat yang harus tetap beraktivitas di bawah terik matahari.
"Cukupi kebutuhan air tubuh dan tidak menunggu rasa haus muncul," kata Yusri, Senin (23/9/2024).
Baca juga: Bikin Gerah! Suhu Panas 37 Derajat Celcius Landa Maros Sulsel hingga Oktober
Yusri mengaku masyarakat dengan aktivitas lebih banyak, harus mengonsumsi air yang lebih banyak juga.
Sebab untuk menghindari kekurangan cairan sampai dehidrasi.
Berikutnya, terik matahari secara langsung juga harus dihindari.
"Hindari kontak matahari secara langsung dengan menggunakan topi atau payung dan menggunakan masker," kata Yusri.
"Gunakan tabir surya atau sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yang tidak tertutup oleh baju untuk memberikan perlindungan ekstra kepada kulit," lanjutnya.
Untuk masyarakat yang aktivitasnya bisa dilakukan dalam rumah, ia mengimbau sebisa mungkin dilakukan dalam ruangan indoor.
"Apabila ingin melakukan aktivitas fisik atau olahraga, lakukan di dalam ruangan untuk meminimalisir potensi heatstroke ataupun dehidrasi," katanya.
Masyarakat harus lebih efektif dalam memaksimalkan aktivitas sekaligus menjaga kesehatan ditengah kondisi musim kemarau.
Kondisi Cuaca di Sulsel Saat Ini
Musim kemarau masih menyelimuti Sulsel hingga Oktober-November mendatang.
| XLSMART Siap Hadapi Kebijakan WFH, Perkuat Jaringan dan Layanan Internet Rumah XL SATU |
|
|---|
| WFH ASN Pemprov Sulsel Tunggu Edaran Gubernur |
|
|---|
| Pangdam XIV Hasanuddin Dorong Sinergi Pembangunan Infrastruktur Desa di Takalar |
|
|---|
| Kapolres dan Direktur RSUD Sinjai Imbau Warga Tak Ikut Tren Minum Oli |
|
|---|
| Bocah 5 Tahun di Bone Terseret Arus Sungai Panyula, Ditemukan Meninggal Sejauh 1 Km dari Lokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kabid-Pencegahan-dan-Pengendalian-Penyakit-P2P-Dinas-Kesehatan-Sulsel-Yusri-g.jpg)