Nasir Rurung Dukung Pembangunan PSEL di Antang
Angota DPRD Makassar, Nasir Rurung Tommo (Naruto), setuju dengan rencana Pemerintah Kota Makassar
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Angota DPRD Makassar, Nasir Rurung Tommo (Naruto), setuju dengan rencana Pemerintah Kota Makassar untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Antang, Kecamatan Manggala.
Nasir Rurung sendiri berasal dari Daerah Pilihan (Dapil) IV, meliputi Kecamatan Manggala dan Panakkukang.
Sebelumnya, PSEL direncanakan akan dibangun di Kecamatan Tamalanrea.
Pemkot Makassar menginginkan lokasi PSEL dibangun di TPA Antang, Kecamatan Manggala.
Ia mengatakan, jika proyek tersebut dipindahkan ke lokasi lain, maka harus memiliki dasar hukum yang kuat serta pertimbangan yang rasional.
“Kalau dipindahkan ke tempat lain, apa dasar hukumnya? Ini harus jelas, karena semua perencanaan sudah disiapkan sejak awal,” katanya kepada Tribun-Timur.com, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: TPA Antang Belum Dikelola Maksimal, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Makassar Kasrudi Soroti DLH
Adapun kata Politisi Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, akan terjadi pembengkakan anggaran jika lokasi PSEL dipindahkan dari TPA Antang.
Biaya operasional pengangkutan sampah ke lokasi baru, kata dia, dapat mencapai puluhan miliar rupiah setiap tahun.
“Kalau di luar TPA, biaya operasional pemindahan sampah bisa mencapai sekitar Rp20 miliar per tahun. Ini tentu menjadi beban tambahan bagi pemerintah,” ujarnya.
Lokasi TPA Antang, lanjut Naruto, justru lebih layak karena memiliki ketersediaan lahan yang luas serta dukungan infrastruktur yang telah direncanakan sebelumnya.
Saat ini, kata Anggota Komisi A itu, pembangunan fasilitas pengolahan sampah sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi Kota Makassar.
"Kota Makassar butuh solusi pengolahan sampah, termasuk pembakaran sampah yang bisa diolah menjadi energi,” ungkapnya.
Ia berharap proyek PSEL dapat segera direalisasikan, baik dalam bentuk pembangkit listrik maupun teknologi pengolahan lainnya yang mampu mengurangi volume sampah secara signifikan.
“Kalau bisa diolah menjadi energi listrik, itu jauh lebih baik dan menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan sampah di Makassar,” jelasnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan pemerintah pusat saat ini mendorong akselerasi proyek PSEL di berbagai daerah.
DPRD Makassar
Nasir Rurung
Kota Makassar
Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik
Kecamatan Manggala
| Pemkot Makassar Janji Benahi Kekurangan MHM 2026, Munafri: Tahun Depan Harus Lebih Baik |
|
|---|
| DPRD Usul Tambah Lampu Jalan di Makassar Demi Kurangi Kejahatan |
|
|---|
| KORPRI Sembelih Sembilan Sapi Dibagikan ke Cleaning Service dan Satpol PP |
|
|---|
| Himpunan Nelayan Sebut Kondisi TPI Paotere Kini Darurat |
|
|---|
| Terminal Daya Diwacanakan Jadi Pusat Aktivitas Logistik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260401_TPA-ANTANG_tpa-antang-2026.jpg)