Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nanik S Deyang: Dapur MBG jadi Laboratorium Gizi Unhas

Nanik S Deyang mengatakan, BGN ingin mengajak Unhas menjadi laboratorium implementasi program gizi nasional

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Kaswadi Anwar
BGN MASUK KAMPUS - Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S Deyang dan Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa berfoto bersama usai pembukaan acara BGN Goes to Campus di Auditorium Prof Amiruddin Fakultas Kedokteran Unhas, Selasa (5/5/2026). BGN dorong Unhas jadi pusat laboratorium. 

Ajak Sukseskan MBG di Wilayah 3T

Nanik juga mengajak kampus terlibat menyukseskan program MBG di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Sebab, laboratorium kampus seyogyanya bukan hanya di dalam, tapi di luar kampus juga.

Kampus bisa menjadi konsultan untuk menyelesaikan masalah di wilayah 3T. Apalagi, kebutuhan baku di wilayah 3T agak susah.

“Bisa menjadi konsultan. Sekitar 3T itu kebutuhan baku susah, mungkin ada solusi di sekitar dapur (SPPG) bisa ditanami kebutuhan baku yang dapat tumbuh,” terangnya.

Ia menyebut, saat ini telah terbangun 900 SPPG di wilayah 3T. Akan tetapi, belum ada yang beroperasi. Padahal dibutuhkan sekira 8.000-9.000 SPPG.

Olehnya itu, kampus harus ikut serta mengembangkan program gizi di wilayah 3T.

“Wilayah 3T solusinya kita berdayakan masyarakatnya,” ucap perempuan kelahiran Madiun, Jawa Timur ini.

Bantah Bagi-bagi Proyek

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa (JJ) membantah Unhas membangun SPPG menjadi bagian dari bagi-bagi proyek.

Ia menjelaskan, SPPG Unhas itu berbentuk Yayasan, sehingga non profit.

Baginya, keberadaan SPPG menjadi kesempatan mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian.

Dalam pendidikan, mahasiswa Unhas bisa belajar banyak dari keberadaan SPPG.

Kemudian di penelitian, banyak sampel bisa diperiksa hingga

Pendidikan ada disitu, mahasiswa kami akan belajar dengan skala yang besar,  penelitian, para peneliti meneliti banyak sampel sampai metagenomik.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved