Prof Hambali Thalib Terima Kunjungan Petinggi UNWAHAS Semarang, Siap Kolaborasi
Hambali Thalib menegaskan silaturahim akademik memiliki makna strategis melampaui agenda kelembagaan formal
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
UMI juga menegaskan posisinya sebagai Perguruan tinggi swasta terakreditasi Unggul pertama di luar Pulau Jawa, PTS dengan jumlah Guru Besar terbanyak di Indonesia (117 Guru Besar), Kampus yang mengintegrasikan Catur Dharma Perguruan Tinggi: Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Dr Hj Masrurah Mochtar, MA, menegaskan keunggulan UMI tidak hanya terletak pada capaian akademik, tetapi juga pada karakter inklusif yang menjadi ruh institusi.
"UMI adalah kampus Islam yang merangkul, bukan membatasi. Kami tidak hanya membangun kecerdasan, tetapi juga membangun kemanusiaan. Di UMI, keberagaman bukan sekadar diterima, tetapi dirawat sebagai kekuatan untuk tumbuh bersama," terangnya.
Ia menambahkan latar historis UMI yang kuat dalam tradisi keislaman justru menjadi fondasi untuk menghadirkan kampus yang terbuka, moderat, dan relevan dengan tantangan global.
Senada dengan Prof Masrurah Mokhtar, Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Dr H Mansyur Ramli, SE, MSi, mendorong pentingnya penguatan ekosistem pendidikan melalui integrasi akademik dan unit usaha strategis.
Yayasan Wakaf UMI saat ini aktif mengembangkan berbagai kerja sama, antara lain; Pengembangan perumahan bersubsidi bersama mitra perbankan, Distribusi dan pemasaran pupuk serta pengolahan limbah industri.
Ada juga Penguatan SDM dan manajemen pertambangan, Pembinaan pendidikan berbasis sekolah dan pesantren dan Kerja sama internasional dengan USIM Malaysia dan institusi di Inggris.
Langkah ini menegaskan bahwa UMI tidak hanya membangun kampus, tetapi membangun ekosistem yang berdampak luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Rektor UNWAHAS, Prof Dr Ir H Helmy Purwanto, ST, MT, IPM, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen UNWAHAS untuk terus belajar dan berkembang.
"Kami memandang UMI bukan hanya sebagai mitra, tetapi sebagai inspirasi dan bagian dari perjalanan kami. Perkembangan UNWAHAS hari ini tidak lepas dari kontribusi dan bimbingan tokoh-tokoh UMI. Ini adalah hubungan keilmuan, sejarah, dan nilai," ungkapnya.
Pertemuan ini membuka berbagai peluang kerja sama ke depan, di antaranya:
* Pengembangan rumah sakit pendidikan
* Pembukaan program spesialis kedokteran
* Penguatan bidang teknik pertambangan
* Kolaborasi unit usaha dan tata kelola kelembagaan.(*)
| FSIKP UMI Genjot Produktifitas Penelitian Lewat Klinik Proposal dan Pelatihan Dosen |
|
|---|
| Nipah Park Hadirkan Ruang Publik Sehat, Yoga Gratis hingga Lapangan Padel |
|
|---|
| Pertama Kalinya Embarkasi Makassar Lewat Fast Track |
|
|---|
| Ancaman Cuaca Panas Ekstrem di Arab Saudi, Cicu Harap Kemehaj Matangkan Persiapan Jamaah Haji |
|
|---|
| Peringati Hari Kartini, Ketua DWP Distaru Makassar Ajak Perempuan Jadi Motor Transformasi Bangsa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260421-UMI-terima-kunjungan-Semarang.jpg)