UMI
Wisuda 3.024 Mahasiswa Rampung, Rektor UMI: Profesi Bukan Sekadar Pekerjaan, Tetapi Amanah
Selama tiga hari pelaksanaan wisuda, UMI melepas 3.024 wisudawan dan wisudawati.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Khusus pada bidang profesi dan kesehatan, Fakultas Kedokteran juga tengah merampungkan dokumen pembukaan Program Magister Biomedik, Program Spesialis Anastesiologi dan Terapi Intensif, Program Spesialis Radiologi, Program Spesialis Bedah, serta Program Spesialis Mata.
Langkah ini menunjukkan bahwa UMI tidak hanya meluluskan profesi strategis hari ini, tetapi juga sedang menyiapkan ruang pengabdian yang lebih luas untuk masa depan.
Rektor menyampaikan terima kasih kepada para orang tua atas kepercayaan kepada UMI dalam mendidik putra-putri mereka.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi menjadikan ilmu sebagai jalan untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia.
"UMI tidak ingin kalian hanya sukses, tetapi ingin kalian bermakna dan bermanfaat untuk sebanyak-banyaknya umat manusia," tuturnya.
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia, Prof Dr H Masrurah Mokhtar, menegaskan komitmen Yayasan dalam memperkuat pembangunan fisik, layanan, dan transformasi digital kampus pada momentum Wisuda Periode I Tahun 2026.
Ia menyampaikan bahwa UMI dibangun di atas nilai wakaf, keikhlasan, dan pengabdian.
"Sehingga lulusan yang dilepas tidak hanya membawa gelar, tetapi juga amanah untuk hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat," kata Prof Masrurah Mokhtar.
Prof Masrurah juga memaparkan dukungan dari berbagai mitra strategis.
Di antaranya penyerahan dua unit ambulans Toyota Hiace dari Bank Muamalat Indonesia untuk penguatan layanan kesehatan RS Ibnu Sina, dana kebajikan Rp152 juta dari CIMB Niaga Syariah.
Bantuan program dan kendaraan dari Bank Mega Syariah, serta dukungan operasional, beasiswa, sarana umrah, dan tenda kegiatan dari Bank Syariah Nasional.
Bank Sulselbar Syariah juga menyerahkan satu unit motor Viar kepada Yayasan Wakaf UMI.
Yayasan Wakaf UMI menyebut sejumlah pembangunan yang telah selesai, seperti Gedung Perkuliahan UMI di Kabupaten Bantaeng dan Gedung Olahraga Mahasiswa berkapasitas 3.000 orang.
Beberapa proyek lain masih dalam tahap penyelesaian, termasuk gedung tujuh lantai Fakultas Kedokteran Gigi, penataan lingkungan Rumah Sakit Ibnu Sina, dan lingkungan Kampus II Jalan Urip Sumoharjo.
Yayasan juga menegaskan arah besar pengembangan UMI ke depan melalui percepatan transformasi digital kampus.
| Profil Brigjen Helmi Kwarta Kusuma Putra Wakapolda Sulteng, Istrinya Lulus Magister Hukum di UMI |
|
|---|
| UMI Pasang Badan Bela JK Usai Dipolisikan Video Viral 'Mati Syahid', Rektor: Beliau Negarawan Utuh |
|
|---|
| Dari Aljazair, Bupati, Pejabat TNI-Polri, Jadikan Pascasarjana UMI Pusat Pengembangan Ilmu |
|
|---|
| 85 Judul Lolos Hibah BIMA, Prof Hambali: Ilmu Tak Boleh Berhenti di Laporan, Harus Jadi Solusi Umat |
|
|---|
| Setahun Tuntas! Riset DAS Tabo-tabo Pangkep Antar Ibas Bupati Lutim Lulus Cumlaude S2 Teknik UMI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-04-18-Prosesi-wisuda-hari-ketiga-Universitas-Muslim-Indonesia-UMI.jpg)