Rektor UMI Peringatkan Bahaya Narasi Dipelintir, Singgung Serangan terhadap JK
Prof Hambali Thalib mengingatkan pelintir informasi berpotensi melanggar hukum
Editor:
Ari Maryadi
“Kami berdiri secara rasional dan bermartabat, bukan emosional,” katanya.
Hambali juga mengingatkan pihak-pihak yang sengaja membangun opini provokatif agar tidak menjadikan ruang digital sebagai arena adu domba yang dapat memicu perpecahan sosial.
Menurutnya, nilai budaya Bugis-Makassar seperti sipakatau serta siri’ na pacce harus tetap dijunjung tinggi dalam menjaga etika berkomunikasi di ruang publik.
Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga kedewasaan dalam berdiskusi serta tidak terjebak pada konten viral yang tidak substansial.
“Jangan sampai persatuan bangsa dikorbankan hanya karena narasi yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.
Baca Juga
| Dari Meja Warkop: Purnabakti ASN Sulsel Ingatkan Hemat Energi dan Lawan Hoaks Pemakzulan |
|
|---|
| Istri dan Kakak Sepupu Ditebas Safar yang Mabuk, Keduanya Tewas |
|
|---|
| Peran Penyuluh Diperkuat, Jadi Ujung Tombak Penanganan Darurat Sampah di Makassar |
|
|---|
| UIN Alauddin Jadi Tuan Rumah KINMU V 2026, Hadirkan Beragam Cabang Lomba |
|
|---|
| Kabar Baik untuk Fans PSM Makassar! Harga Tiket Lawan Borneo FC Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260415-Hambali-Thalib-343.jpg)