Pelaut Sulsel Hilang di Selat Hormuz
Corps Alumni Bumi Seram Makassar: Prihatin, Capt Miswar Paturusi Nakhoda Musaffah 2 Alumni Kami
Dewan Pimpinan Pusat Corps Alumni Bumi Seram Makassar (DPP CABM) prihatin atas insiden menimpa Capt Miswar (50)
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Edi Sumardi
“Mulai kemarin hingga hari ini kami sudah menyurat secara resmi ke KBRI di Oman, Abu Dhabi, Kementerian Perhubungan Laut, serta perusahaan tempat beliau bekerja di Abu Dhabi,” ujar Agus.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah berkomunikasi langsung dengan perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Muscat, Oman, untuk memperoleh perkembangan terbaru.
“Kami juga sudah berkomunikasi dengan KBRI Muscat dan perwakilan perusahaan. Jika ada perkembangan terbaru, akan segera kami sampaikan kepada pihak keluarga,” katanya.
Agus menegaskan organisasinya akan terus memantau proses penanganan insiden tersebut serta memberikan dukungan moral kepada keluarga Capt Miswar.
Menurutnya, organisasi alumni berkomitmen mengawal proses komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar berjalan transparan dan akuntabel.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan moral dan pendampingan yang diperlukan kepada keluarga,” ujarnya.
Ia juga menyebut koordinasi dengan otoritas Indonesia di luar negeri terus berjalan, termasuk pemantauan terhadap kru kapal asal Indonesia yang terlibat dalam pelayaran tersebut.
“KBRI Muscat juga sudah melakukan koordinasi dan monitoring kepada semua kru Indonesia yang terlibat,” katanya.
Di tengah tingginya perhatian publik terhadap kasus ini, DPP CABM mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Agus meminta semua pihak menunggu keterangan resmi dari keluarga, perusahaan, maupun otoritas terkait.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan dan doa bagi Capt Miswar dan keluarganya.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moral dan doa bagi keselamatan serta ketabahan keluarga Capt Miswar,” katanya.
Keluarga Belum Terima Kabar Resmi
Sementara itu, istri Capt Miswar, Marliani Ahmad (47), mengatakan hingga kini keluarga belum dapat memastikan kondisi suaminya. Informasi sementara yang diterima keluarga menyebutkan bahwa Miswar masih dinyatakan hilang.
| Nasib 2 Kru Luwu Belum Jelas, DPRD Sulsel Minta Keluarga Desak Tanggung Jawab Perusahaan |
|
|---|
| Keluarga Pelaut Sulsel Tunggu Kabar dari Selat Hormuz |
|
|---|
| Chief Engineer Asal Luwu Masih Hilang |
|
|---|
| Keberadaan Kru Kapal Musaffah 2 Masih Nihil Usai Alami Insiden Ledakan, Pencarian Masuki Hari Keenam |
|
|---|
| Anak Capt Miswar Tenangkan Ibunya Usai Insiden Kapal Musaffah 2, Minta Tak Percaya Info di Medsos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/abk-Musaffah-2-capt-Miswar-2-1032027.jpg)