Universitas Bosowa
Daftar Nama 27 Pejabat Baru Unibos dan Politeknik Bosowa yang Dilantik Prof Batara Surya
Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Yayasan Aksa Mahmud, Asrul Hidayat dalam kesempatan itu berpesan agar pejabat yang dilantik terus bersinergi.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rektor Universitas Bosowa (Unibos) Prof Batara Surya melantik sejumlah pejabat di lingkungan Unibos dan Politeknik Bosowa (Poltekbos).
Pelantikan berlangsung di Balai Sidang 45 Unibos, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (9/3/2026).
Pejabat yang dilantik meliputi Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, Direktur Pascasarjana, Dekan, Direktur Poltekbos, dan Direktur Direktorat Unibos periode 2026-2031.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, disaksikan langsung Ketua Yayasan Aksa Mahmud, Melinda Aksa.
Pelantikan ini berselang tiga hari usai Prof Batara Surya dilantik kembali sebagai Rektor Unibos periode 2026-2031.
Dalam sambutannya, Prof Batara Surya menekankan visi besar Unibos untuk menjadi institusi yang unggul, berdaya saing, inklusif, dan berwawasan global.
Menurut Prof Batara Surya, konsep unggul dimaknai sebagai kemampuan menghadirkan sesuatu yang berbeda serta memiliki nilai lebih dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, berdaya saing diartikan sebagai kemampuan institusi dalam membangun keunggulan kompetitif melalui kualitas sumber daya manusia yang mumpuni, adaptif terhadap perubahan, serta mampu bekerja secara efisien.
Baca juga: Pimpin Unibos, Prof Batara Surya Target Akreditasi Unggul dan Perkuat Rekognisi Internasional
Ia juga menegaskan bahwa Unibos berkomitmen menjadi kampus yang inklusif, yakni melibatkan seluruh komponen sivitas akademika dalam memajukan institusi.
Menurutnya, universitas harus menjadi ruang yang terbuka bagi semua kalangan tanpa memandang perbedaan latar belakang.
Selain itu, visi berwawasan global dimaknai sebagai kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan merespons berbagai isu strategis secara luas.
“Hal tersebut mencakup pemahaman terhadap keterkaitan antara isu lokal dan global serta penghargaan terhadap keberagaman budaya di tengah era globalisasi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Batara Surya juga menjelaskan bahwa visi dan misi universitas secara substantif mencakup empat hal penting yang harus dimiliki oleh pejabat struktural di lingkungan kampus.
Pertama, pemahaman komprehensif, yaitu kemampuan untuk merespons berbagai persoalan ekonomi, sosial, dan budaya secara menyeluruh.
Kedua, keterbukaan berpikir, yakni kesiapan menerima perbedaan sudut pandang, ide, dan gagasan sebagai bagian dari dinamika sivitas akademika.
| Mahasiswa Universitas Bosowa Belajar Prinsip Kamase-masea dari Ammatoa di Tanah Toa Kajang Bulukumba |
|
|---|
| VIDEO: 4.653 Mahasiswa Baru Unibos PKKMB Inklusi 2024 |
|
|---|
| Jajaran Universitas Bosowa Sambut 4.653 Mahasiswa Baru 2024, Kenalkan Program MBKM |
|
|---|
| Mahasiswa Kedokteran Universitas Bosowa Juara Ajang Nasional Majestynas 2024 di Jakarta |
|
|---|
| Universitas Bosowa - Pemda Maros Jalin Kerjasama Pengembangan Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260309-Prof-Batara-Surya-Unibos.jpg)