UMI
FKG UMI Kukuhkan 76 Dokter Gigi dan Sarjana Kedokteran Gigi
Rektor UMI Prof Hambali Thalib, menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penguatan mutu dan daya saing lulusan.
Ringkasan Berita:
- Universitas Muslim Indonesia (UMI) mencetak 76 dokter baru dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) pada yudisium dan sumpah profesi periode I Tahun 2026 di Hotel Claro Makassar.
- Lulusan tersebut terdiri dari 74 Sarjana Kedokteran Gigi dan 2 dokter gigi yang resmi diambil sumpahnya untuk menjalankan profesi.
- Rektor UMI Prof Hambali Thalib menegaskan tahun 2026 menjadi momentum penguatan mutu dan daya saing lulusan di tengah transformasi pendidikan tinggi dan layanan kesehatan.
TRIBUN-TIMUR.COM - Universitas Muslim Indonesia (UMI) mencetak 76 dokter baru.
Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UMI mengikuti yudisium janji Sarjana Kedokteran Gigi dan sumpah Profesi Dokter Gigi periode I Tahun 2026 di Hotel Claro Makassar, Jalan A.P. Pettarani, Rabu (4/3/2026).
Dari 76 dokter baru terdiri dari 74 sarjana kedokteran gigi dan 2 dokter gigi.
Rektor UMI Prof Hambali Thalib, menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penguatan mutu dan daya saing lulusan.
Ini sejalan dengan transformasi pendidikan tinggi dan layanan kesehatan yang kian dinamis.
Baca juga: Andi Lukman: 44 Persen Guru Besar di LLDikti IX Berasal dari UMI
Ia mengapresiasi konsistensi FKG UMI dalam menjaga kualitas akademik dan pembinaan profesi, serta mendorong para lulusan untuk menjadi duta almamater di tengah persaingan global.
“Di era yang serba terbuka dan kompetitif, kualitas lulusan adalah wajah institusi. Jagalah integritas, etika profesi, dan terus tingkatkan kompetensi. Kepercayaan masyarakat lahir dari pelayanan yang aman, bermartabat, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Dekan FKG UMI Prof Dharma Utama, menyampaikan selamat kepada seluruh peserta Periode I Tahun 2026.
Ia menekankan bahwa prosesi janji dan sumpah bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak kesanggupan untuk menjalankan profesi dengan disiplin, empati, dan tanggung jawab ilmiah.
“Mulai hari ini, ananda membawa amanah besar. Profesi dokter gigi menuntut ketelitian, keteguhan etika, dan pembelajaran sepanjang hayat,' ujarnya.
Prof Dharma Utama meminta kepada lulusan UMI terus mengasah keterampilan klinis, memperkuat komunikasi dengan pasien, serta menjaga nama baik FKG UMI melalui karya dan pelayanan.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan pelayanan kesehatan gigi dan mulut semakin kompleks.
Termasuk meningkatnya tuntutan keselamatan pasien, perkembangan teknologi kedokteran gigi, serta kebutuhan masyarakat akan layanan yang humanis dan berorientasi pada pencegahan.
Lulusan diminta untuk adaptif terhadap perubahan, terbuka terhadap inovasi, dan tetap berpegang pada standar profesi.
“Jadilah tenaga kesehatan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga hadir dengan empati. Rawatlah kepercayaan pasien dengan sikap profesional, jujur, dan disiplin. Jangan pernah berhenti belajar, karena ilmu kedokteran gigi terus berkembang,” tambahnya.
FKG UMI berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat jejaring kemitraan, serta mendorong lulusan untuk aktif mengikuti pengembangan profesi berkelanjutan melalui organisasi profesi dan kegiatan ilmiah.
FKG UMI menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan berintegritas, sekaligus siap berkontribusi dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
| Puluhan Mahasiswa yang Ditangkap saat Demo Ricuh 3 Dekade Amarah UMI Dipulangkan |
|
|---|
| FK UMI dan Basarnas Makassar Kolaborasi Kedaruratan |
|
|---|
| Hadiri Rakornas ALPTKSI, Prof Dirgahayu: UMI Tidak Sekadar Hadir, Kami Datang untuk Menguatkan |
|
|---|
| Tak Lelah Suarakan Kemerdekaan, Mahasiswa UMI Nyanyikan 'Free Palestina' di Acara Wisuda |
|
|---|
| Wisuda 3.024 Mahasiswa Rampung, Rektor UMI: Profesi Bukan Sekadar Pekerjaan, Tetapi Amanah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-03-05-Fakultas-Kedokteran-Gigi-FKG-UMI-mengikuti-yudisium.jpg)