Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UMI Juara Lagi! Catat Rekor Terbaik di Expo Manado Lewat Layanan Kesehatan Gratis

Booth UMI tampil berbeda dan mencolok dengan nuansa hijau khas kampus terakreditasi Unggul dua periode tersebut.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
Stand Terbaik - Universitas Muslim Indonesia (UMI) menerima penghargaan Stand Terbaik pada Sulawesi Education and Techno Expo 2026 di Manado Town Square III, 12–14 Februari 2026. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan posisinya sebagai kampus bereputasi dan berdampak setelah dinobatkan sebagai Stand Terbaik pada ajang Sulawesi Education and Techno Expo 2026 yang diselenggarakan LLDikti Wilayah XVI di Manado Town Square III, 12–14 Februari 2026.

Penghargaan tersebut menjadi penutup gemilang rangkaian misi edukatif UMI di Sulawesi Utara, yang sebelumnya diawali dengan Roadshow dan Tryout di Kotamobagu.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi luas dari Pemerintah Kota Kotamobagu, para kepala sekolah, guru, serta ratusan siswa khususnya dari SMAN 1 dan SMAN 2 yang memadati sesi konsultasi akademik dan motivasi pendidikan.

Booth UMI tampil berbeda dan mencolok dengan nuansa hijau khas kampus terakreditasi Unggul dua periode tersebut.

Tidak hanya menghadirkan informasi penerimaan mahasiswa baru, UMI membawa layanan nyata, diantaranya medical check up gratis, pemeriksaan USG deteksi dini, pemeriksaan gigi dan mulut, serta fasilitas interaktif digital yang menjadikan pengunjung merasakan pengalaman kampus secara langsung.

Antusiasme ratusan siswa yang memadati booth UMI sepanjang expo menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan humanis lebih menyentuh dibanding promosi konvensional.

Pesan Rektor UMI

Rektor UMI, Prof Dr H Hambali Thalib, SH MH menegaskan capaian ini bukan sekadar penghargaan teknis pameran.

“Kami tidak sekadar hadir di Manado untuk promosi. Kami ingin meninggalkan jejak masa depan jejak inspirasi, jejak kepedulian, dan jejak keberanian bermimpi bagi generasi muda Indonesia.”

Menurutnya, transformasi UMI menuju Catur Dharma Perguruan Tinggi dan Kampus Digital bukan hanya penguatan sistem, tetapi penguatan kesadaran.

“Promosi yang bermakna bukan tentang seberapa banyak brosur dibagikan, tetapi seberapa dalam nilai yang kita hadirkan. Jika kampus hanya menjual jurusan, ia akan dilupakan. Tetapi jika kampus menghadirkan arah hidup, ia akan diingat,” tegasnya.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif Yayasan Wakaf UMI, Rektor dan jajaran Wakil Rektor, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, tim teknis Roadshow dan Expo, serta Humas UMI.

Partisipasi aktif Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Farmasi, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat menghadirkan layanan kesehatan langsung menjadi pembeda kuat UMI di antara peserta lainnya.

Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar, MA., menyampaikan bahwa reputasi akademik harus selalu disertai kepedulian sosial.

“Kampus unggul tidak hanya diukur dari akreditasi, tetapi dari kebermanfaatannya. UMI ingin dikenal bukan hanya karena prestasi, tetapi karena kontribusinya,” katanya

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved