Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kisah Aiptu Abd Rasyad Polisi Sangar Tembak 102 Penjahat, 11 Tahun Jabat Kanit Resmob Jeneponto

Angka 102 bukanlah kebanggan bagi Abdul Rasyad, melainkan catatan panjang perjalanan tugas penuh risiko. 

Tayang:
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Agung
POLISI - Aiptu Abd Rasyad di Posko Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (17/12/2025) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Aiptu Abdul Rasyad merupakan Kanit Resmob Polres Jeneponto yang telah menjabat selama 11 tahun dan dikenal sebagai sosok polisi tegas serta ditakuti pelaku kriminal. 
  • Dengan wajah sangar dan reputasi sebagai pemburu kejahatan, namanya kerap menjadi momok bagi penjahat di Jeneponto
  • Hingga kini, ia tercatat telah melumpuhkan 102 pelaku kriminal dari dalam maupun luar daerah.

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Sosok Aiptu Abdul Rasyad Kanit Resmob Polres Jeneponto.

Aiptu Abdul Rasyad salah satu polisi ditakuti penjahat di Jeneponto.

Apalagi ia memiliki wajah sangar dan dikenal pemburu pelaku kriminal.

Aiptu Abdul Rasyad sudah 11 tahun menjabat Kanit Resmob Jeneponto.

Bagi sebagian pelaku kriminal, nama Rasyad menjadi momok menakutkan.

Aiptu Abdul Rasyad sering dijumpai di Posko Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto, JlPahlawan, Kecamatan Binamu, Rabu (17/12/2025).

Ia sudah menembak 102 orang penjahat.

Baca juga: Rahman Nara Bernyanyi Usai Dipecat dari PDAM Jeneponto, Dugaan Pencurian dan Penggelapan Diungkap

"Saya sudah tembak 102 orang bersalah. Ada orang dari luar negeri dan dari luar provinsi," ujar Aiptu Abdul Rasyad yang mengenakan kaos oblong hitam.

Saat bersantai, Rasyad seringkali ditemani secangkir kopi, sebatang rokok di tangan kanannya.

Angka 102 bukanlah kebanggan bagi Abdul Rasyad, melainkan catatan panjang perjalanan tugas penuh risiko. 

Dalah satu paling membekas adalah pengungkapan kasus curanmor pada 2019.

Pelaku saat itu adalah pria berusia 27 tahun bernama Salam (almarhum) dengan modus unik.

"Dia itu setiap hari Jumat mencuri motor, TKPnya sampai 37 lokasi se Jeneponto, selain motor Jupiter dia tidak mau ambil (curi)," kenang Rasyad.

Ia menceritakan kronologi detik-detik penangkapan Salam. 

Saat hendak digerebek di rumah sepupunya di Kecamatan Rumbia, Jeneponto, Kamis (3/10/2019) malam, situasi mendadak tegang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved