Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Tenda Arafah Hampir Rampung, PPIH Pastikan Jemaah Haji Indonesia Siap Hadapi Puncak Armuzna

Puncak haji atau Armuzna—Arafah, Muzdalifah, dan Mina—menjadi fase paling krusial dalam rangkaian ibadah haji

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/MCH PPIH 2026
TENDA ARAFAH- Dirjen Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah RI, Ian Heryawan, dan Inspektorat Jenderal Kemenhaj RI, Dendi Suryadi, memberikan keterangan pengecekan tenda Arafah, Rabu (13/5/2026). Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan kesiapan tenda jemaah Indonesia di Padang Arafah kini telah mencapai lebih dari 90 persen. 

Ringkasan Berita:
  • Wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah merupakan rukun utama haji sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Al hajju Arafah” yang berarti haji adalah wukuf di Arafah
  • Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah RI memberi perhatian khusus terhadap kesiapan layanan bagi jemaah Indonesia di kawasan Arafah

 

Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKKAH — Persiapan fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi terus dimatangkan. 

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan kesiapan tenda jemaah Indonesia di Padang Arafah kini telah mencapai lebih dari 90 persen.

Puncak haji atau Armuzna—Arafah, Muzdalifah, dan Mina—menjadi fase paling krusial dalam rangkaian ibadah haji. 

Sebab, wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah merupakan rukun utama haji sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Al hajju Arafah” yang berarti haji adalah wukuf di Arafah.

Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah RI memberi perhatian khusus terhadap kesiapan layanan bagi jemaah Indonesia di kawasan Arafah.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji sekaligus Ketua PPIH Arab Saudi, Ian Heryawan bersama Inspektur Jenderal Kemenhaj Dandi Suryadi dan Kepala Satops Armuzna Sunardi meninjau langsung kesiapan tenda dan transportasi bus di Arafah, Rabu (13/5/2026).

“Kalau dihitung dari persentase kesiapan kemah atau tenda, mungkin sudah 90 persen lebih,” ujar Ian kepada Media Center Haji.

Baca juga: 19 WNI Diamankan di Arab Saudi, dari Haji Ilegal hingga Kasus Video Perempuan Saudi

Meski progresnya sudah mendekati final, PPIH menegaskan pengawasan akan terus dilakukan hingga seluruh fasilitas benar-benar siap digunakan jemaah. 

Pemerintah bahkan menjadwalkan pengecekan lanjutan untuk memastikan seluruh hak jemaah terpenuhi saat wukuf nanti.

“Kami tidak percaya begitu saja. Kami akan cek kembali supaya hak jemaah benar-benar terpenuhi,” katanya.

Untuk memudahkan penempatan jemaah, setiap tenda nantinya akan dilengkapi label kapasitas, nomor kloter, hingga daftar nama jemaah. 

Dalam satu tenda berukuran sekitar 300 meter persegi disiapkan sekitar 238 tempat tidur.

Penempatan jemaah akan diatur menyesuaikan kapasitas tenda, namun tetap memperhatikan kedekatan antaranggota kloter, khususnya bagi jemaah lansia dan disabilitas agar tidak kesulitan berpindah lokasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved