Haji 2026
Pelabuhan Al-Balad Jeddah dan Jejak Jamaah Haji Dunia
Dari Nusantara, India, Afrika, Turki, Persia, hingga Asia Tengah, para tamu Allah datang melalui jalur laut yang panjang dan penuh risiko.
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Sudirman
Tahun 1925 juga menjadi masa penting dalam sejarah modern Arab Saudi setelah wilayah Hijaz berada di bawah kekuasaan Raja Abdulaziz Al Saud.
Sejak saat itu, Jeddah berkembang menjadi kota perdagangan dan pelabuhan utama yang menghubungkan Timur Tengah dengan Asia dan Afrika.
Meski perjalanan haji masa lampau penuh ujian — mulai dari wabah kolera, malaria, kekurangan air bersih, hingga sulitnya transportasi menuju Makkah — para jamaah tetap bersyukur karena percaya telah dipanggil menjadi tamu Allah.
Kini perjalanan haji berubah total.
Jamaah dari Indonesia dapat tiba di Jeddah hanya dalam hitungan jam menggunakan pesawat modern.
Pelabuhan tua Al-Balad tak lagi menjadi titik utama kedatangan jamaah, tetapi jejak sejarahnya tetap hidup sebagai saksi perjuangan umat Islam dari seluruh dunia dalam menunaikan ibadah haji.
Kawasan Historic Jeddah, the Gate to Makkah bahkan telah diakui sebagai warisan dunia karena menyimpan sejarah panjang hubungan perdagangan, budaya, dan perjalanan spiritual umat Islam lintas benua.
| 10.800 Galon Air Zamzam Tiba di Asrama Haji, PPIH Embarkasi Makassar Mulai Distribusi ke Daerah |
|
|---|
| Antrean Haji Bulukumba Mencapai 35 Tahun, Minat Warga Terus Meningkat |
|
|---|
| 6 Calon Haji Kloter 29 Makassar Batal Berangkat, Satu Dirujuk ke RS Tajuddin |
|
|---|
| Kemenhaj Gandeng BPS Gelar Survei Kepuasan Layanan Haji 2026, Targetkan 14.400 Responden |
|
|---|
| 11.377 Jamaah Haji Embarkasi Makassar Sudah Diterbangkan ke Arab Saudi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-12-Kawasan-tua-Al-Balad-di-Kota-Jeddah-Arab-Saudi.jpg)