Haji 2026
Jumriah Buruh Tani Asal Maros Sulsel Terpilih Ikon Haji 2026
Di usianya yang menginjak 70 tahun, Jumriah membutuhkan waktu 20 tahun menabung demi bisa berangkat haji.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Alfian
“Kalau ada sedikit saya tabung-tabung sedikit. Sawahku sendiri, tapi itu kebun kebunnya orang, dikasih upah," ujarnya.
Baca juga: Cerita Nilma Bantu Nenek Jumriah Berangkat Haji Setelah 15 Tahun Menunggu
Kadang ia menerima Rp100-200 ribu.
Bahkan pemberi kerja terkadang memberinya kopi sebelum pulang bekerja.
“Itu mi saya tabung sedikit-sedikit kalau saya dapat. Kadang ada 100, 50, 200,” ujarnya.
Bagi Jumariah, perjalanan haji bukan sekadar ibadah, tetapi juga bukti bahwa ketekunan dan kesabaran dapat mengalahkan keterbatasan ekonomi.
Kini, setelah penantian panjang itu terwujud, ia mengaku sangat terharu berada di Embarkasi Makassar bersama ribuan calon jamaah haji lainnya.
“Alhamdulillah senang sekali, terharu ka ada ka di sini,” ungkapnya.
Jumariah hanya memanjatkan doa sederhana ketika proses ibadah haji nantinya berlangsung.
“Saya berdoa semoga sehat,” jelasnya.(*)
| Di Tengah Persiapan Haji, Jamaah Asal Soppeng Harus Jalani Operasi Amputasi |
|
|---|
| Jamaah Haji Embarkasi Makassar Didominasi Lansia, PPIH Siapkan Layanan Khusus hingga Ambulans |
|
|---|
| Cerita Nilma Bantu Nenek Jumriah Berangkat Haji Setelah 15 Tahun Menunggu |
|
|---|
| Jelang Gelombang II, PPIH Tinjau Bandara Jeddah, Layanan Dipastikan Cepat dan Ramah Lansia |
|
|---|
| Gelombang II, Jamaah Kloter 22 Embarkasi Makassar Kenakan Ihram Sejak di Asrama Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260507-Jumriah-Ikon-Haji-2026.jpg)