Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Imigrasi Kilat 3 Detik, Makkah Route di Makassar Pangkas Antrean Jamaah Haji

Tahun ini, kata Ikbal, Makassar resmi menjadi salah satu titik pelaksanaan fast track di Indonesia Timur. 

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
HAJI 2026 - kakanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail (kacamata) dan Ketua Tim Makkah Route Embarkasi Makassar, Alotaibi Obaid Fala (jas hitam) saat memantau layanan Makkah Route di Bandara internasional Hasanuddin Makassar, Minggu (3/5/2026). Makkah Route pangkas antrean jamaah haji. 

Ikbal menyebut penunjukan Makassar sebagai lokasi Makkah Route merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi.

“Ini sangat-sangat luar biasa ya kami ucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan kami di Jakarta karena Makassar ditunjuk sebagai tempat Fast Track atau Makkah Route,” jelasnya.

Ia pun berharap inovasi ini menjadi standar baru dalam pelayanan haji ke depan, khususnya dalam meningkatkan kenyamanan dan keamanan jamaah.

“Semoga saja dalam layanan Makkah Route ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan jemaah haji kita,” katanya.

Ketua Tim Makkah Route Embarkasi Makassar, Alotaibi Obaid Fala, mengatakan jika layanan tersebut merupakan bagian dari inovasi pelayanan haji yang diberikan kepada pemerintah Indonesia.

"Proses makkah route ini membutuhkan waktu kurang lebih 2–3 menit kalau misalnya bermasalah, tapi kalau sistemnya lancar itu tidak sampai 5 detik,” katanya.

Menurutnya, kehadiran Makkah Route menjadi langkah maju dalam peningkatan kualitas layanan jamaah haji, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

“Kami sangat gembira sekali berada di Indonesia, apalagi di Kota Makassar, dan ini merupakan pertama kalinya proses makkah route di Makassar, dan semoga tahun ke depan akan berlanjut dengan proses seperti ini,” ungkapnya.

Melalui sistem ini, kata dia, jamaah tidak lagi perlu menjalani proses imigrasi saat tiba di Arab Saudi. 

Setibanya di bandara tujuan, jamaah langsung diarahkan menuju bus untuk kemudian diberangkatkan ke hotel masing-masing, sementara bagasi sudah lebih dulu dikirim dan menunggu di tempat penginapan.

"Kemudian dari bus langsung menuju ke hotel, dan bagasi kopernya juga sudah menunggu di hotel masing-masing,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved