Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Rumahnya Tertimbun Banjir, Hartati Tetap Berangkat Haji: Saya Mengadu Hanya kepada Allah

Hartati Musirun Mukmin menjadi salah satu dari 5.426 jemaah haji asal Aceh yang tahun ini naik haji

Tayang:
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Ari Maryadi
MCH 2026
BERJUANG NAIK HAJI- Jemaah haji asal Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Hartati Musirun Mukmin di salah satu hotel jemaah Aceh di Makkah, Selasa (12/5/2026). Enam bulan lalu, Hartati Musirun Mukmin masih berdiri di depan rumahnya di Aceh Tamiang dengan tatapan kosong. 

Ringkasan Berita:
  • Hartati Musirun Mukmin menjadi salah satu dari 5.426 jemaah haji asal Aceh yang tahun ini mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci
  • Perjalanan Hartati menuju Makkah bukan perjalanan yang mudah
  • Selain kehilangan rumah, seluruh dokumen penting miliknya juga hanyut saat banjir datang tiba-tiba

 

Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKKAH — Enam bulan lalu, Hartati Musirun Mukmin masih berdiri di depan rumahnya di Aceh Tamiang dengan tatapan kosong. 

Rumah peninggalan orang tuanya itu nyaris tak lagi berbentuk setelah diterjang banjir bandang dan longsor.

Lumpur dan material banjir menimbun rumahnya hingga setinggi leher. 

Di tengah keterbatasan ekonomi dan kesedihan yang belum reda, perempuan 56 tahun itu bahkan belum tahu bagaimana cara memperbaiki rumahnya.

“Rumah belum bisa diperbaiki karena memang tidak ada uang,” ujarnya lirih saat ditemui di salah satu hotel jemaah Aceh di Makkah, Selasa (12/5/2026).

Namun kini, Hartati justru berada ribuan kilometer dari kampung halamannya.

Ia menjadi salah satu dari 5.426 jemaah haji asal Aceh yang tahun ini mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Perjalanan Hartati menuju Makkah bukan perjalanan yang mudah. 

Selain kehilangan rumah, seluruh dokumen penting miliknya juga hanyut saat banjir datang tiba-tiba.

“KTP, KK, termasuk dokumen haji semuanya hilang. Air datang sangat cepat, jadi kami tidak sempat menyelamatkan apa-apa,” kenangnya.

Cobaan itu terasa semakin berat karena Hartati hidup seorang diri sejak sang suami, Muhammad Sofyan, wafat pada 2014. 

Di tengah kondisi sulit tersebut, ia sempat bingung ketika mendapat kabar bahwa dirinya masuk daftar keberangkatan haji tahun ini.

“Saya sempat berpikir uang dari mana untuk berangkat,” katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved