Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Berkah Wakaf 220 Tahun Mengalir di Makkah, Jamaah Aceh Terharu Terima Amanah Ulama

Nazir Wakaf Baitul Asyi Abdul Latif Muhammad Baltu menyerahkan secara simbolik dana wakaf kepada para tamu Allah asal Serambi Makkah.

Tayang:
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Sakinah Sudin
MCH 2026
DANA WAKAF - Nazir Wakaf Baitul Asyi, Abdul Latif Muhammad Baltu, menyerahkan secara simbolik dana wakaf kepada para tamu Allah asal Serambi Makkah, Selasa (12/5/2026). Wakaf berusia lebih dari 220 tahun peninggalan ulama Aceh itu menjadi bukti bahwa amal kebaikan terus mengalir lintas generasi di Tanah Suci. 

Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKKAH - Suasana haru menyelimuti salah satu hotel jamaah haji Aceh di kawasan Jarwal, Makkah, Selasa (12/5/2026). 

Ratusan jamaah haji asal Aceh tampak duduk rapi menunggu panggilan nomor masing-masing. 

Di hadapan mereka, Nazir Wakaf Baitul Asyi Abdul Latif Muhammad Baltu menyerahkan secara simbolik dana wakaf kepada para tamu Allah asal Serambi Makkah.

Tradisi itu bukan sekadar pembagian bantuan biasa. 

Dana yang diterima jamaah berasal dari wakaf berusia lebih dari 220 tahun peninggalan Habib Abdurrahman bin Alwi Al-Habsyi.

Habib Abdurrahmah seorang ulama dan dermawan asal Aceh yang mewakafkan hartanya di Makkah untuk jamaah haji Aceh sejak awal abad ke-19.

“Wakaf ini dijaga Allah dan juga dijaga Kerajaan Arab Saudi," kata Syaikh Baltu kepada Tim Media Center Haji (MCH).

"Amanah ini diberikan kepada orang-orang yang dipercaya untuk mengelolanya,” imbuhnya.

Tahun ini, total dana wakaf yang dibagikan mencapai sekitar 11,2 juta riyal Saudi.

Sebanyak 5.426 jamaah haji Aceh masing-masing menerima 2.000 riyal atau setara sekitar Rp9,2 juta.

Dana tersebut merupakan kompensasi dari pengelolaan aset wakaf milik Baitul Asyi di Makkah. 

Dalam ikrar wakaf disebutkan bahwa jamaah Aceh sejatinya berhak mendapatkan penginapan dari aset wakaf tersebut. 

Namun karena hotel dikelola dan disewakan kepada pihak lain, hasil pengelolaannya dibagikan dalam bentuk uang tunai kepada jamaah.

“Sekarang sudah sebelas tahun dibagikan. Totalnya sudah lebih dari 100 juta riyal yang disalurkan,” kata Syaikh Baltu.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved