Haji 2026
Dini Hari di Palaguna: Tradisi Hangat Warga Wajo Mengantar Jemaah Haji
Mereka bukan sekadar datang dan pergi. Mereka bertahan. Menunggu. Mengantar orang-orang tercinta menuju perjalanan suci.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
Di balik keramaian itu, ada keyakinan yang mereka pegang.
Mengantar bukan sekadar melepas.
Ada doa yang dititipkan, ada harapan yang diselipkan.
“Selain karena rasa emosional, kami percaya ada berkah dari Allah. Siapa tahu nanti ada rezeki, bisa menyusul naik haji juga,” ucapnya.
Pagi nanti, suasana akan berubah menjadi lebih khidmat.
Sebanyak 385 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Wajo dijadwalkan berangkat menuju Asrama Haji Sudiang, Makassar.
Mereka tergabung dalam Kloter 4 Embarkasi Makassar.
Ratusan jemaah ini akan diberangkatkan menggunakan 13 unit bus dari Islamic Center Palaguna, sekitar pukul 06.00 WITA.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Wajo, M Arwes, memastikan seluruh persiapan telah rampung.
“Semua sudah siap, baik sarana maupun prasarana. Bus juga sudah mulai berdatangan di lokasi,” ujarnya.
Sejumlah jemaah bahkan telah berada di kawasan Islamic Center sejak malam. Mereka dijadwalkan berkumpul di Baruga Lasangkuru pada pukul 04.00 Wita.
“Kursi juga sudah diatur sesuai bus masing-masing. Jadi tinggal datang, berkumpul, lalu berangkat,” katanya.
Rencananya, pelepasan jemaah akan dilakukan langsung oleh Bupati Wajo, Andi Rosman.
Di antara lampu-lampu yang masih menyala temaram, satu hal terasa jelas: perjalanan haji bukan hanya milik mereka yang berangkat.
Tapi juga milik mereka yang mengantar—yang mengiringi dengan doa, harapan, dan keyakinan.
| Warga Sherly Tjoanda Laos Nginap Semalam di Asrama Haji Sudiang Sebelum Pulang ke Maluku Utara |
|
|---|
| Kloter 13 Debarkasi Makassar Tiba, Satu Jamaah Haji Maluku Utara Wafat di Tanah Suci |
|
|---|
| Klinik Satelit Sektor 2 Madinah Layani Puluhan Jamaah, Keluhan ISPA Dominasi |
|
|---|
| Cerita Ahmad Sumantri Dampingi Ibu di Tanah Suci, Kenang Perjuangan Dorong Kursi Roda saat Tawaf |
|
|---|
| Kemenhaj Bongkar Kasus Penyimpangan Dam dan Badal Haji, Nilainya Capai Rp2,9 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/HAJI-2026-Potret-ratusan-pengantar-Calon-Jemaah-Haji-CJH.jpg)