Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Dini Hari di Palaguna: Tradisi Hangat Warga Wajo Mengantar Jemaah Haji

Mereka bukan sekadar datang dan pergi. Mereka bertahan.  Menunggu. Mengantar orang-orang tercinta menuju perjalanan suci.

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
HAJI 2026 - Potret ratusan pengantar Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Wajo, padati Islamic Center Palaguna, Desa Lempa, Kecamatan Pammana. Rabu (22/4/2026) dini hari, beberapa dari mereka tampak menggelar tikar. 

TRIBUNTIMUR.COM, WAJO — Dini hari belum sepenuhnya beranjak. Udara di kawasan Islamic Center Palaguna, Desa Lempa, Kecamatan Pammana, masih terasa dingin, Rabu (22/4/2026).

Namun, ratusan orang sudah lebih dulu memadati pelataran.

Mereka bukan sekadar datang dan pergi.

Mereka bertahan. 

Menunggu. Mengantar orang-orang tercinta menuju perjalanan suci.

Sebagian menggelar tikar di halaman.

Duduk berkelompok, bercengkerama pelan, menahan kantuk.

Ada pula yang memilih bertahan di atas mobil bak terbuka, menjadikannya tempat singgah sementara.

Bekal dari rumah dibuka. Nasi, lauk sederhana, dan minuman hangat dinikmati bersama.

Suasana terasa akrab, seperti piknik keluarga di tengah mala, bedanya, ada haru yang menyelip di tiap sudut.

Ica, warga Kelurahan Tangkoli, Kecamatan Maniangpajo, sudah tiba sejak malam sebelumnya.

Ia datang bersama rombongan keluarga untuk mengantar salah satu anggota keluarganya.

“Tadi sebelum isya kami sudah tiba di sini, antar keluarga atas nama Pak Alwi,” ujarnya, sembari duduk di atas tikar.

Bagi Ica, momen ini bukan hal baru. Tradisi mengantar jemaah haji secara beramai-ramai sudah mengakar di kampungnya.

“Sejak dulu memang begitu. Kalau ada keluarga berangkat haji, yang mengantar bisa puluhan orang. Kami dari Tangkoli saja ada tiga mobil,” katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved