Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Satu Calon Haji Sinjai Belum Lunasi Bipih, Kuota 34 Orang

Dari 34 kuota haji Kabupaten Sinjai tahun 2026, satu jamaah belum melunasi biaya perjalanan.

Tayang:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Muh Ainun Taqwa
HAJI SINJAI – Kepala Kemenhaj Sinjai, Kamriati Anies. Ia menyebut satu JCH dari 34 kuota Kabupaten Sinjai belum melunasi Bipih senilai Rp30,8 juta karena menunggu istithaah kesehatan. 
Ringkasan Berita:
  • Kabupaten Sinjai mendapat kuota 34 jamaah haji tahun 2026, turun dari 221 kuota tahun sebelumnya. 
  • Kepala Kemenhaj Sinjai, Kamriati Anies, menyebut satu JCH belum melunasi Bipih senilai Rp30,8 juta karena menunggu istithaah kesehatan.
  •  Empat JCH lain tidak terverifikasi karena meninggal dunia, faktor ekonomi, dan ketidaksiapan.

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Satu Jamaah Calon Haji (JCH) dari kuota 34 Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, belum melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

Batas waktu pelunasan tahap pertama ditetapkan hingga Selasa, 23 Desember 2025.

Tahap kedua dibuka pada 2–9 Januari 2026.

“Data sekarang masih ada satu JCH belum melakukan pelunasan,” kata Kepala Kementerian Haji Sinjai, Kamriati Anies, kepada Tribun-Timur.com, Jumat (2/1/2026).

Pusat Layanan Haji dan Umrah Sinjai masih berada di gedung Kantor Kementerian Agama Sinjai.

Kamriati menjelaskan, JCH yang belum melunasi Bipih tersebut masih menunggu istithaah kesehatan dari Dinas Kesehatan Sinjai.

“Belum ada istithaah dari Dinkes,” ujarnya.

Baca juga: Sisa 1.584 Jemaah Sulsel Lunasi Bipih Tahap II Mulai 2 Januari

Nominal Bipih yang harus dilunasi senilai Rp30.893.179 setelah dikurangi setoran awal.

Kabupaten Sinjai mendapat kuota 34 jamaah haji tahun 2026.

Jumlah ini turun drastis dari kuota tahun sebelumnya yang mencapai 221 orang.

“Sekarang disesuaikan dengan jumlah penduduk. Sinjai mendapat 34 kuota, selisihnya sangat jauh,” jelas Kamriati.

Dari kuota tersebut, empat JCH dinyatakan tidak terverifikasi untuk berangkat haji.

“Ada empat orang tidak terverifikasi karena meninggal dunia, faktor ekonomi, dan dua orang memang tidak siap,” tambahnya.

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved