Kajati Sulsel Sidak Kejari Gowa Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran Idulfitri
Kejati Sulsel beri peringatan tegas kepada seluruh jajaran mengenai pentingnya menjaga profesionalitas kerja setelah masa libur panjang.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Memasuki hari pertama kerja pasca libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Didik Farkhan, langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak).
Kantor yang disidak adalah di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa, Rabu (25/3/2026).
Kejari Gowa berlokasi di Jl Andi Mallombasang, Nomor 63, Sungguminasa, Kacamatan Somba Opu, Gowa.
Jaraknya dari kantor Bupati Gowa, hanya sekitar satu kilometer di Jl Masjid Raya.
Sementara jarak dari kantor Kejati Sulsel di Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, sekitar 10,9 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 25 menit.
Dalam rilis resmi Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi, sidak dilaksanakan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Baca juga: ASN Pemprov Mulai WFA
Tujuannya untuk melihat tingkat kehadiran pegawai serta memastikan kesiapan operasional pelayanan publik.
Dalam kunjungannya, Kajati Sulsel turut didampingi oleh jajaran Pejabat Utama Kejati Sulsel, yakni Asisten Pengawasan (Aswas), Asisten Pembinaan (Asbin), dan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus).
Kehadiran jajaran pimpinan Kejati Sulsel ini difokuskan untuk memastikan tidak ada aparatur kejaksaan di Kejari Gowa yang mangkir atau memperpanjang masa libur tanpa izin yang sah.
Kajati Sulsel bahkan melakukan pemeriksaan absensi satu persatu pegawai.
Pemeriksaan kehadiran dilakukan secara menyeluruh guna menegakkan kedisiplinan di lingkungan kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Didik Farkhan, memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran mengenai pentingnya menjaga profesionalitas kerja setelah masa libur panjang.
"Tidak boleh ada yang menambah libur. Kalau tidak masuk kerja hari ini, apa alasannya harus diperiksa dengan jelas," jelas Didik.
Menurut Didik, layanan maksimal ke masyarakat hanya dapat tercapai jika pegawai mampu menjaga kedisiplinan yang ada.
"Disiplin adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.
Baca juga: Respons WfA, Hotel di Makassar Perkuat WiFi, Tawarkan Kopi Professor
| 196 Penyanyi Gerejawi Sulsel Pamit ke Wagub dan Kemenag buat Berlaga di Pesparawi XIV Manokwari |
|
|---|
| Naik Scoopy Bareng Pasangan, Serunya Jelajahi Makassar Ditutup Melukis Totebag |
|
|---|
| Kadin Sulsel: Kenaikan Harga Pertamax Beratkan Seluruh Sektor Usaha, Termasuk UMKM |
|
|---|
| 41 Dapur MBG Dikelola Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel hingga Bos BGN Tersangka, LBH Desak Audit Total |
|
|---|
| Lulus 100 Persen, 186 Siswa MTs Arifah Gowa Siap Melangkah Jadi Generasi Berakhlak dan Berprestasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260325-Kepala-Kejati-Sulsel.jpg)