Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Citizen Reporter

Peringati Hakordia, Disperpus Parepare Gelar Lapak Buku Bertema Korupsi

Pameran ini mengusung tema "Menghidupkan Literasi, Memadamkan Korupsi", dengan menampilkan ratusan koleksi buku terkait integritas.

Tayang:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Sudirman
citizen reporter/CitizenReporter
HAKORDIA -Disperpus arepare menggelar lapak buku tematik bertajuk anti korupsi di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Panrita, Jl. Pinggir Laut, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia). 

Oleh: Hery

Pustakawan Disperpus Parepare 

Melaporkan dari Parepare

TRIBUN-TIMUR.COM - Dinas Perpustakaan (Disperpus) Kota Parepare menggelar kegiatan lapak buku tematik bertajuk anti korupsi di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Panrita, Jl. Pinggir Laut, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Kegiatan yang digelar selama bulan Desember ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia).

Pameran ini mengusung tema "Menghidupkan Literasi, Memadamkan Korupsi", dengan menampilkan ratusan koleksi buku terkait integritas, etika publik, transparansi pemerintahan, kajian korupsi, biografi tokoh antikorupsi, serta literatur lain yang mengusung nilai-nilai kejujuran dan akuntabilitas.

“Semoga kegiatan ini menjadi pendorong semangat untuk terus menanamkan nilai integritas dalam diri kita,” kata Kepala Disperpus Parepare, Drs. H. Ahmad, M.Si., saat dikonfirmasi, Senin (8/12/2025).

Kepala Bidang Pengolahan, Layanan, dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Disperpus Parepare, Sri Wahyuni Yusuf, SH menambahkan, buku-buku yang dikumpulkan tersebut tak sekadar dipamerkan, tetapi juga diberikan ruang bagi pemustaka untuk mengulasnya, dengan iming-iming mendapatkan doorprize yang disediakan oleh pihak pelaksana.

Lalu, proses mengulas buku tersebut didokumentasikan dalam bentuk video untuk selanjutnya dibagikan di media sosial.

Ia berharap, strategi itu dapat memantik semangat berliterasi masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman publik tentang pentingnya budaya antikorupsi, dimulai dari mendaras koleksi-koleksi tematik yang telah disiapkan.

“Kami siapkan sejumlah doorprize untuk ini. Bagi yang berani mereview salah satu buku yang dipamerkan, berkesempatan mendapatkan hadiah menarik dari kami,” pungkas Wahyuni.

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved