Perpustakaan Unhas
Penuhi 9 Komponen, Perpustakaan Unhas Kembali Pertahankan Akreditasi Unggul
Dari 4.292 perguruan tinggi, hanya 2.511 yang memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), yang terakreditasi baru mencapai 604 unit atau sekitar 14,7%
Oleh: Anshar Saud
Sekretaris Perpustakaan Unhas
Melaporkan dari Makassar
TRIBUN-TIMUR.COM - Perpustakaan Universitas Hasanuddin berhasil mempertahankan akreditasi A (Unggul) dari Perpustakaan Nasional untuk periode 2025-2029.
Sebelumnya juga memperoleh predikat Unggul pada akreditasi periode 2021-2025. Hal ini berdasarkan hasil visitasi tim asesor Perpustakaan Nasional yang berlangsung pada hari Jumat, 26 September 2025.
Penilaian dilakukan terhadap 9 komponen yang dijalankan oleh Perpustakaan Unhas selama ini, yaitu: Koleksi; Sarana dan Prasarana; Pelayanan; Tenaga; Penyelenggaraan; Pengelolaan; Inovasi dan Kreativitas; Tingkat Kegemaran Membaca; dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat.
Prof drg Muhammad Ruslin MKes PhD SpBM (K) sebagai Wakil Rektor Unhas bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan yang menerima tim asesor menyatakan bahwa Pimpinan Unhas sangat menyambut baik visitasi ini. Beliau menyampaikan penghargaan kepada Kepala Perpustakaan Unhas Dr Fierenziana G Junus beserta jajarannya yang telah bekerja keras untuk mencapai akreditasi A ini. Beliau juga berharap akreditasi unggul ini dapat menjadi modal besar bagi Perpustakaan Unhas dalam meningkatkan kinerja dan layanannya untuk mempersiapkan diri menjadi Perpustakaan Rujukan Nasional.
Direktur Standarisasi dan Akreditasi Perpusnas RI Dra Made Ayu Wirayati MIKom dalam sambutannya menyatakan bahwa standardisasi dan pembinaan perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Dari 4.292 perguruan tinggi, hanya 2.511 yang memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), sementara jumlah perpustakaan yang terakreditasi baru mencapai 604 unit atau sekitar 14,7 persen. Made Ayu menyampaikan selamat kepada Perpustakaan Unhas yang telah berhasil kembali meraih akreditasi unggul.
Kepala Perpustakaan Unhas, Fierenziana G Junus, mempaikan bahwa persiapan menghadapi akreditasi ini telah dipersiapkan setahun sebelumnya.
Perpustakaan Unhas telah berusaha maksimal untuk melaksanakan 9 komponen akreditasi perpustakaan perguruan tinggi. Dimana berbagai dokumen dan bukti fisik telah dipersiapkan oleh sebuah tim Reakreditasi.
“Capaian ini merupakan hasil kolabolasi antara pimpinan dan para tim reakreditasi yang diketuai Anshar Saud dan Iskandar sebagai sekretaris, beranggotakan KTU, para Ketua Divisi, pustakawan andalan dan pustakawan muda Unhas,” ujar Fierenziana G Junus.
Tim asesor Reakreditasi Perpustakaan beranggotakan Renda Khris Ardhi Artha SSos MSi dan Anton Alfian SIPI melakukan tahap tanya jawab dan penilaian.
Dilanjutkan dengan tahap finalisasi dan penyampaian resume. Acara ditutup dengan serah terima berita acara Reakreditasi Perpustakaan yang diterima oleh Wakil Rektor I Unhas dari Renda Khris mewakili asesor.
Hadir pula dalam kegiatan ini Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Ir Sahriyanti Saad SHut MSi PhD dan Kepala Subdirektorat Peningkatan Reputasi Haerani STP MEngSc PhD serta Duta Literasi Unhas 2025 yaitu Rismayanti SS MHum (dari unsur dosen) dan Hj Fauziah SE SSos (dari unsur Tenaga Kependidikan).(*)
9 Komponen Akreditasi Unggul Perpustakaan
- Koleksi
- Sarana dan Prasarana
- Pelayanan
- Tenaga
- Penyelenggaraan
- Pengelolaan
- Inovasi dan Kreativitas
- Tingkat Kegemaran Membaca
- Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/03112025_Perpus-Unhas.jpg)