Aktif Turun ke Masyarakat, Tomy Satria dan Edy Manaf Ramai Dibicarakan Pasca Pilkada
Tomy Satria Yulianto mantan Wakil Bupati Bulukumba, sedang A Edy Manaf Wakil Bupati Bulukumba saat ini.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sakinah Sudin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua tokoh politik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, tengah menjadi perhatian publik setempat.
Mereka yakni Tomy Satria Yulianto, mantan Wakil Bupati Bulukumba dan A Edy Manaf yang saat ini menjabat Wakil Bupati Bulukumba.
Keduanya disorot karena intens tampil di tengah masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.
Tomy Satria Yulianto kerap menghadiri pesta pernikahan warga, serta aktif muncul dalam berbagai kegiatan formal maupun nonformal—mulai dari diskusi, seminar, hingga menjadi pemateri di sejumlah acara.
Keberadaannya di berbagai ruang publik pun memunculkan banyak perbincangan di kalangan politikus Bulukumba.
Hal serupa juga terlihat pada aktivitas Andi Edy Manaf. Berbagai kegiatan nondinas yang ia ikuti menjadi sorotan masyarakat. Edy Manaf sering dijumpai hadir pada kegiatan sosial, keagamaan, hingga olahraga, baik di wilayah kota maupun desa.
Di luar tugas kedinasan, ia juga gemar menyambangi pelaku UMKM dan menyapa warga di berbagai warung kopi di Bulukumba. Saat bertemu masyarakat, Edy biasanya berbincang santai dan sesekali memberi motivasi kepada pelaku usaha.
Kedua tokoh ini masih memiliki tingkat popularitas tinggi di panggung politik Bulukumba. Tomy Satria dan Edy Manaf bahkan telah menjadi rival dalam dua kali Pilkada Bulukumba.
Karier politik keduanya juga sama-sama cemerlang.
Edy Manaf pernah menjadi anggota DPRD kabupaten, DPRD provinsi, hingga kini menjabat wakil bupati. Sementara Tomy Satria juga pernah menjadi anggota DPRD dan kemudian terpilih sebagai wakil bupati.
Meski Pilkada Bulukumba masih tersisa empat tahun, keduanya tetap menjadi figur yang banyak dibicarakan publik.
Pemerhati politik kelahiran Bulukumba, Anis Kurniawan, menilai kedua tokoh ini sangat mungkin kembali mewarnai panggung Pilkada mendatang.
“Keduanya cukup populer di Bulukumba. Punya basis dukungan yang merata, dan lebih penting mereka sudah memiliki rekam jejak kepemimpinan di daerah,” kata Anis Kurniawan.
Menurut Anis, manuver politik yang mulai terlihat saat ini merupakan hal wajar karena menjaga basis dukungan merupakan bagian dari investasi politik.
“Masyarakat tentu lebih tahu mana tokoh yang hadir secara otentik dan punya kapabilitas memimpin. Jangan lupa, dinamika Pilkada nanti akan lebih dinamis karena ekspektasi publik semakin tinggi," jelasnya.
| Pemuda Asal Merauke Bobol Toko HP di Bulukumba, 3 Ponsel Hasil Curian Diamankan Polisi |
|
|---|
| Masa Tunggu Pemberangkatan Haji di Bulukumba Turun 10 Tahun |
|
|---|
| Penderita AIDS di Bulukumba Capai 265, Kasus di Kalangan Pelajar Meningkat |
|
|---|
| Polisi Ringkus Bandar dan Kurir Sabu di Herlang Bulukumba, Barang Bukti 11 Gram Diamankan |
|
|---|
| 387 JCH Kloter 39 Asal Wajo, Bulukumba dan Sultra Tiba di Asrama Haji Sudiang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251204-A-Edy-Manaf-dan-Tomy-Satria-Yulianto.jpg)