Penderita AIDS di Bulukumba Capai 265, Kasus di Kalangan Pelajar Meningkat
“Yang menempati angka tertinggi adalah kalangan sesama jenis laki-laki, sebanyak 133 orang dari total 265 penderita,”
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mencatat sebanyak 265 penderita AIDS di daerah tersebut, dari berbagai kelompok umur.
Kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) menjadi yang terbanyak, yakni 133 orang, diikuti Wanita Pekerja Seks (WPS) 62 orang, waria 28 orang, pasangan risiko tinggi (RESTI) 18 orang, pengguna jarum suntik 11 orang, WPS tambahan 9 orang, dan anak-anak 4 orang.
“Yang menempati angka tertinggi adalah kalangan sesama jenis laki-laki, sebanyak 133 orang dari total 265 penderita,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr Amrullah, Selasa (19/5/2026).
Pasien berusia remaja 14–20 tahun tercatat 20 orang, menunjukkan kasus sudah mulai masuk ke lingkungan sekolah.
Saat ini, faktor risiko utama adalah seks sesama lelaki.
Untuk mengendalikan penyebaran HIV/AIDS, IMS, dan meningkatkan kesadaran terkait LGBT, Dinas Kesehatan bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) aktif menggelar edukasi di berbagai kelurahan dan desa, termasuk untuk mahasiswa dan pelajar.
Tahun 2026, 1.350 siswa SMA dan SMK telah menerima edukasi, dan program akan dilanjutkan ke pelajar SMP, MTs, Madrasah Aliyah, SM/SMK, serta pesantren hingga akhir tahun.
Pendampingan bagi ODHIV (Orang dengan HIV) dalam kepatuhan minum obat dan motivasi hidup sehat dilakukan bekerja sama dengan Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya (YPKDS).
Selain itu, skrining HIV/AIDS, IMS, dan Hepatitis C dilakukan untuk kelompok berisiko tinggi bersama Puskesmas dan RSUD H.A. Sultan Daeng Radja.
Dukungan pemerintah daerah sangat besar dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, dengan kegiatan edukasi dilakukan di Desa Salemba, Kelurahan Kalumeme, Kelurahan Bentengnge, dan komunitas pecinta kopi di Warkop Ratulangi Ujung Bulu.
AIDS merupakan stadium akhir infeksi virus HIV yang merusak sistem kekebalan tubuh sehingga penderita sangat rentan terhadap penyakit dan infeksi oportunistik.
Kepala Sekretariat KPA Bulukumba, Harni Ekayanti Ishak, menyatakan bahwa dalam tiga tahun terakhir, kasus AIDS di Bulukumba mulai menyerang pelajar aktif SMA dan SMP.
Beberapa kasus bahkan terdeteksi sejak usia SD akibat perilaku seksual berisiko, termasuk Lelaki Seks Lelaki, sehingga pada usia 13–14 tahun sudah ditemukan HIV dan infeksi menular seksual.
Melihat kondisi ini, KPA Bulukumba kini memfokuskan program pencegahan pada kelompok pelajar.(*)
| Polisi Ringkus Bandar dan Kurir Sabu di Herlang Bulukumba, Barang Bukti 11 Gram Diamankan |
|
|---|
| 387 JCH Kloter 39 Asal Wajo, Bulukumba dan Sultra Tiba di Asrama Haji Sudiang |
|
|---|
| Dari Bulukumba untuk Indonesia, Anyaman Lontar Tritiro Unggul di API Awards 2026 |
|
|---|
| Hari Vaksin HIV: RSUD Lasinrang Pinrang Pastikan Stok Obat ARV Aman |
|
|---|
| 149 Jamaah Haji Tinggalkan Bulukumba Menuju Makassar, Gunakan 5 Bus dan 3 Ambulans |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Kesehatan-Bulukumba-dr-Amrullah-2025-55.jpg)