Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Santri 2025

LPEKIN Suguhkan Makanan dan Minuman Gratis di Hari Santri Nasional

Dalam menu gratis itu terhimpun 16 donatir dermawan dari berbagai kalangan, mulai pengusaha hingga pengusaha es teh kedai dan kafe-kafe di Bulukumba.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Alfian
Istimewa/BKPRMI
HARI SANTRI - Menu minuman gratis diserbu masyarakat pada Peringatan Hari Santri Nasional di Lapangan Pemuda Bulukumba, Rabu (23/10/2025). Menu gratis ini dihimpun dari berbagai donatur di Bulukumba. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Ratusan santri berpakaian putih-putih berbaris rapi tampak membawa semangat juang dan cinta tanah air pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Lapangan Pemuda (Lapda) Bulukumba pada Rabu (22/10/2025).

Di tengah kemeriahan kirab dan upacara tersebut, ada satu pemandangan yang mencuri perhatian peserta upacara.

Pemandangan itu tertuju pada sebuah stan sederhana bertuliskan LPEKIN BKPRMI Bulukumba.

Stan warna merah itu tiba-tiba diserbu guru dan para santri serta masyarakat usai upacara HSN.

Stan tersebut didirikan oleh Lembaga Pengembangan Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Investasi (LPEKIN).

Lemabaga itu di bawah dari Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bulukumba.

Pengurus lembaga tersebut ikut berpartisipasi dalam perayaan HSN dengan cara unik.

Pengurus lembaga itu menyiapkan ribuan gelas air mineral, ratusan cup es teller, teh dingin, dan aneka kue secara gratis kepada para santri, peserta kirab, dan masyarakat yang hadir.

"Bagi sebagian orang, mungkin itu hal kecil, namun di tengah terik matahari dan padatnya acara, seteguk air dan sepotong kue terasa sangat berarti," kata Direktur LPEKIN Bulukumba, Abd. Halim Amsur kepada TribunBulukumba.Com.

Baca juga: Peringati Hari Santri 2025, Wali Kota Makassar Tekankan Peran Santri Bangun Peradaban

Ditambahkan Ketua Panitia Fajrianto, menjelaskan bahwa kegiatan itu muncul dari gagasan sederhana, bagaimana momentum Hari Santri bisa menjadi ajang memperluas manfaat dan menumbuhkan semangat berbagi.

" Awalnya ini tidak direncanakan lama. Tiba-tiba muncul ide, bagaimana kalau LPEKIN ikut berpartisipasi, bukan hanya datang, tapi memberi makna. Alhamdulillah, banyak pihak yang langsung menyambut dan mendukung,” ujar Halim.

Sesekali Halim menawarkan menu tersebut kepada pengunjung yang butuh air.

"Silahkan ambil secara gratis, dan bayar dengan doa, doakan kami dan saling mendoakan” katanya tersenyum lebar.

Sumber dananya mereka himpun dari para dermawan di Kabupaten Bulukumba.

Ia mengaku terharu atas antusiasme para donatur yang turut berkontribusi, baik dalam bentuk dana, barang, maupun tenaga.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved