Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Asyik Bermain Murid SDN 15 Bukaka Bone Tertancap di Pagar Besi Sekolah

Korban bernama Maher, warga Perumahan DRZ Residence, Jalan Cempalagi, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Wahdaniar
MURID SD - Evakuasi bocah kelas 6 Sekolah Dasar mengalami luka serius setelah paha kirinya tertancap pagar besi saat bermain bersama teman-temannya di halaman SD Negeri 15 Bukaka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (26/5/2026). Main bersama teman, bocah SD di Bone alami luka serius setelah tertancap pagar besi.  

 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Seorang bocah kelas 6 Sekolah Dasar mengalami luka serius setelah paha kirinya tertancap pagar besi saat bermain bersama teman-temannya di halaman SD Negeri 15 Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (26/5/2026).

Korban bernama Maher, warga Perumahan DRZ Residence, Jalan Cempalagi, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban bermain bersama sejumlah rekannya di area sekolah. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Maher diduga sempat memanjat pagar sebelum akhirnya terpeleset dan terjatuh.

Akibatnya, paha kiri korban tertancap ujung pagar besi hingga menembus bagian pahanya.

Kejadian itu sontak mengundang kepanikan. Teman-teman korban berteriak meminta pertolongan, sementara warga sekitar bergegas mendatangi lokasi setelah mendengar keributan.

Baca juga: Nekat Curi Motor Prajurit TNI, Pelarian Pria di Bone Gagal Total

Salah seorang warga yang berada di lokasi, Rudi, mengaku terkejut saat melihat kondisi korban yang masih dalam keadaan sadar meski mengalami luka cukup serius.

"Kami semua panik karena melihat besi pagar menancap di paha anak itu. Korban masih sadar dan menangis menahan sakit. Untung petugas cepat datang sehingga bisa segera ditangani," ujarnya.

Warga kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bone untuk meminta bantuan evakuasi.

Kepala Bidang Pencegahan Damkar Akbar, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.

"Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Korban berhasil kami evakuasi dengan aman dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," ucapnya.

Menurut Akbar, proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena petugas harus berhati-hati agar tidak memperparah luka yang dialami korban.

Petugas menggunakan alat gerinda untuk memotong bagian pagar besi yang masih menancap di paha korban. 

Setelah besi berhasil dipotong, korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke ambulans.

Proses penyelamatan berlangsung sekitar 10 menit dan menyita perhatian warga yang memadati area sekitar sekolah.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi sadar sebelum dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone untuk menjalani perawatan medis.

Hingga berita ini diturunkan, Maher masih menjalani perawatan akibat luka serius pada bagian paha kirinya.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved