Puluhan Tahun Gelap Gulita, Warga Bone Terpaksa Andalkan Lampu Teras untuk Terangi Jalan
Kondisi itu disebut sudah berlangsung selama puluhan tahun dan hingga kini belum mendapat perhatian serius.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Warga Kelurahan Mampotu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, mengeluhkan kondisi jalan di wilayah mereka yang gelap gulita saat malam hari akibat tidak adanya lampu penerangan jalan umum.
Kondisi itu disebut sudah berlangsung selama puluhan tahun dan hingga kini belum mendapat perhatian serius.
Jalan di Kelurahan Mampotu diketahui menjadi salah satu jalur pintas yang menghubungkan Kabupaten Bone dengan Kabupaten Wajo serta akses menuju Kabupaten Soppeng.
Saat malam, pengendara yang melintas di jalur tersebut hanya mengandalkan cahaya lampu kendaraan untuk melihat kondisi jalan.
Minimnya penerangan membuat suasana jalan menjadi sangat gelap, terutama di sejumlah titik yang jauh dari permukiman warga.
Sebagian masyarakat setempat bahkan berinisiatif menyalakan lampu teras rumah mereka untuk membantu memberikan penerangan bagi pengguna jalan yang melintas pada malam hari.
Warga menilai kondisi tersebut cukup membahayakan, khususnya bagi pengendara roda dua yang melintas pada malam hingga dini hari.
Seorang warga, Wati, mengaku lampu penerangan jalan di wilayah tersebut sudah lama tidak berfungsi meski tiang lampu masih berdiri di sepanjang jalan.
“Tiangnya ada tapi lampunya tidak ada. Sudah lama sekali tidak ada penerangan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (17/5/2026).
Menurut Wati, lampu jalan di kawasan tersebut sempat menyala saat momentum pemilihan calon legislatif beberapa waktu lalu.
Namun kondisi itu tidak berlangsung lama.
“Pernah terang waktunya pemilihan caleg kemarin, selesai itu tidak mi lagi,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan warga lainnya, Rijal.
Ia mengatakan pengendara harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan yang sangat gelap di malam hari.
“Kalau malam gelap sekali. Pengendara cuma andalkan lampu motor atau lampu mobilnya,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah segera memperbaiki dan mengaktifkan kembali lampu penerangan jalan di wilayah tersebut demi keamanan masyarakat.
Warga berharap jalur penghubung antar kabupaten itu mendapat perhatian karena setiap hari dilalui kendaraan masyarakat maupun pengguna jalan dari daerah lain.
| Anak Main Air, Orangtua Bakar Ikan, Ademnya Liburan Tanpa Biaya di Sungai Lajjoro Bone |
|
|---|
| Polemik Karateker di KEPMI Bone, Andi Alfian Tolak Keputusan MPO |
|
|---|
| Tradisi Kurban Warga Bone, Sapi Bali Tetap Pilihan Utama |
|
|---|
| Tinggal Sendiri, Petani Lansia di Ulaweng Bone Sulsel Ditemukan Membusuk di Rumahnya |
|
|---|
| Respon Cepat, Bosowa Peduli Turun Bantu Korban Banjir Bone |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BONE-GELAP-Potret-kondisi-jalan-kelurahan-Mampotu-Kecamatan-Amali.jpg)