Profil Bripka Wawan, Polisi Eks Penugasan Papua Kini Kanit Reskrim Polsek Amali Bone
Setelah bertugas di Brimob, Bripka Wawan kemudian memilih berpindah ke Sat Reskrim Polres Bone.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Bripka Sarwan Syam resmi dipercaya mengemban jabatan sebagai Kanit Reskrim Polsek Amali Polres Bone.
Sebelum menjabat di Polsek Amali, Bripka Wawan sapaannya bertugas sebagai Penyidik Pembantu Unit 1 Resum Sat Reskrim Polres Bone.
Perjalanan karier Bripka Wawan di institusi Polri cukup panjang.
Ia mengawali pengabdiannya sebagai Bintara Sat Brimob Polda Sulsel di bagian Intelmob.
Pria kelahiran Macanang, 8 Maret 1987 itu mengaku banyak pengalaman yang membentuk mental dan karakternya selama bertugas di Brimob, khususnya saat ditempatkan di daerah konflik.
“Pengalaman yang paling membentuk mental saya saat masih bertugas di Brimob yakni saat melaksanakan tugas di daerah konflik seperti Ambon dan Papua,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).
Setelah bertugas di Brimob, Bripka Wawan kemudian memilih berpindah ke Sat Reskrim Polres Bone.
Keputusan tersebut diambil karena ingin lebih dekat dengan keluarga.
“Saya ingin dekat dengan keluarga, menjaga dan merawat orang tua di hari tuanya,” katanya.
Menurut Bripka Wawan, tugas di Brimob dan Reskrim memiliki perbedaan yang cukup besar.
Saat bertugas di Brimob, fokus utama adalah menangani ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat dengan intensitas tinggi.
Sementara saat bertugas di Reskrim, peran yang dijalankan lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat melalui proses penyelidikan dan penyidikan tindak pidana.
Selama menjadi Penyidik Pembantu Unit 1 Resum Sat Reskrim Polres Bone, berbagai kasus pernah ditanganinya.
Namun, kasus yang paling berkesan baginya adalah penanganan kasus pembunuhan dan anirat.
Dalam menangani perkara kriminal, Bripka Wawan mengaku selalu berusaha menjaga profesionalisme dan memegang teguh prinsip keadilan.
| Kronologi Kebakaran Percetakan Trias Muda di Bone, Aguswandi Rugi Rp500 Juta |
|
|---|
| Kampung Redam Hadir di Bone, Kemenham Sulsel Dorong Rekonsiliasi dan Cegah Konflik Sosial |
|
|---|
| Geger Penemuan Bayi Baru Lahir di Tonra Bone, Dibungkus Sarung |
|
|---|
| Petani Bone Tak Berani Percepat Masa Tanam, Khawatir Hasil Panen Rusak |
|
|---|
| Warga Bone Mulai Andalkan Paylater untuk Penuhi Kebutuhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PROFIL-POLISI-Potret-Bripka-Sarwan-Syam.jpg)