Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kronologi Kebakaran Percetakan Trias Muda di Bone, Aguswandi Rugi Rp500 Juta

Percetakan milik Aguswandi (48) berada di Jalan Manurungnge, Kelurahan Manurungnge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
KEBAKARAN- Kebakaran gudang produksi Percetakan Trias Muda di Jalan Manurungnge, Kelurahan Manurungnge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Selasa (12/5/2026) malam. Kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.  

Ringkasan Berita:
  • Percetakan Trias Muda di Jalan Manurungnge, Kabupaten Bone, terbakar pada Selasa malam (12/5/2026). 
  • Api diduga berasal dari korsleting listrik setelah terdengar ledakan keras dari dalam gudang yang berisi bahan percetakan dan mesin produksi.
  • Kebakaran pertama kali diketahui karyawan yang sedang beristirahat di mess. 
  • Warga sekitar panik dan berupaya membantu memadamkan api sambil menunggu tiga unit mobil Damkar Bone tiba di lokasi agar kobaran tidak merembet ke rumah warga.

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Percetakan Trias Muda hangus dilalap si jago merah, Selasa (12/4/2026) pukul 23.30 Wita.

Percetakan milik Aguswandi (48) berada di Jalan Manurungnge, Kelurahan Manurungnge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Warga, Ayu, mengaku kebakaran pertama kali diketahui oleh karyawan yang sedang istirahat di mess.

Pada saat kejadian, terdengar suara ledakan keras sebelum melihat kobaran api sudah membesar.

Gudang ini berisi bahan percetakan dan sejumlah mesin produksi.

Baca juga: Kampung Redam Hadir di Bone, Kemenham Sulsel Dorong Rekonsiliasi dan Cegah Konflik Sosial

“Saya sempat kaget karena terdengar ledakan keras. Pas keluar, api sudah besar sekali dari dalam gudang,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya membantu memadamkan api sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Banyak warga keluar rumah karena takut api menyebar ke rumahsekitar lokasi,” katanya.

Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra, membenarkan adanya peristiwa kebakaran itu.

Sebanyak tiga unit mobil Damkar milik Pemerintah Kabupaten Bone diterjunkan ke lokasi memadamkan api.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.50 Wita setelah petugas damkar bersama warga berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain," akuinya.

Berdasarkan dugaan awal, sumber api berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Tim Inafis Polres Bone telah turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta,” tandasnya.

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved