Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Bone

Terparah Sejak 2018, Banjir Bone Disebabkan Pendangkalan Drainase dan Pasang Air Laut

Basarnas imbau warga yang tinggal di daerah pesisir dan bantaran sungai segera mengungsi apabila debit air kembali meningkat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Wahdaniar
BANJIR BONE - Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan saat ditemui di posko induk pananganan banjir, jalan Jendral Ahmad Yani, Kabupaten, Bone Jumat (8/4/2026). Basarnas sebut banjir bone terparah sejak 2018, dipicu air laut pasang dan pendangkalan drainase.  

Sementara korban kedua yakni Muh Arsyah (6), bocah asal Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, yang meninggal dunia akibat tenggelam saat banjir terjadi.

“Kedua korban memang berada di wilayah pesisir yang terdampak cukup parah,” ujarnya.

Saat ini, tim SAR gabungan masih bersiaga melakukan pemantauan dan evakuasi di sejumlah titik rawan banjir.

Basarnas juga terus berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial terkait pendirian posko bantuan dan dapur umum bagi warga terdampak.

“Beberapa titik pengungsian sudah disiapkan di tempat yang lebih aman dan lebih tinggi,” katanya.

Andi Sultan mengimbau masyarakat tetap waspada karena cuaca di wilayah Bone diperkirakan masih berpotensi diguyur hujan dalam beberapa hari ke depan.

Ia meminta warga yang tinggal di daerah pesisir dan bantaran sungai segera mengungsi apabila debit air kembali meningkat.

“Utamakan keselamatan jiwa daripada barang berharga. Jangan memaksakan bertahan di rumah jika air sudah tinggi,” tandasnya.

Salah seorang warga Kelurahan Panyula, Nurafni, mengaku banjir kali ini menjadi salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

“Air naik sangat cepat sejak subuh. Kami panik karena air terus masuk ke rumah dan makin tinggi,” ujarnya.

Dirinya mengatakan sebagian masyarakat memilih mengungsi ke rumah keluarga yang berada di lokasi lebih tinggi.

“Banyak warga takut karena hujan tidak berhenti semalaman. Kami berharap bantuan cepat datang,” tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved